Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

LAPORAN KHUSUS: Destinasi Favorit di KIPP IKN Diserbu Pengunjung, Plaza Seremoni hingga Jembatan Kaca Jadi Primadona

Muhammad Ridhuan • Minggu, 29 Maret 2026 | 06:05 WIB

Pengunjung memadati kawasan IKN.
Pengunjung memadati kawasan IKN.

KALTIMPOST.ID-Di sisi lain, pergerakan pengunjung di KIPP terkonsentrasi pada sejumlah titik favorit.

Plaza Seremoni IKN menjadi pusat keramaian. Ruang terbuka ini dipenuhi pengunjung yang berfoto dengan latar pembangunan IKN, sekaligus menikmati kuliner UMKM.

Tak jauh dari situ, Jembatan Kaca IKN menawarkan pengalaman unik. Lantai transparan memungkinkan pengunjung melihat langsung lanskap di bawah kaki, menciptakan sensasi berjalan di atas kaca yang menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi generasi muda.

Sementara itu, kawasan Glamping IKN berkembang sebagai pusat aktivitas semi-rekreasi. Selain menawarkan pengalaman menginap, area ini juga menjadi titik kumpul dengan arus pengunjung yang stabil sepanjang hari—membuat pelaku UMKM memilih membuka lapak di sekitarnya.

Koridor Sumbu Kebangsaan IKN pun tak kalah ramai. Jalur utama yang menghubungkan berbagai titik penting ini dipadati pengunjung yang menikmati suasana ibu kota baru yang masih dalam tahap pembangunan.

Di beberapa sudut, pengunjung berhenti mengabadikan momen dengan latar gedung-gedung pemerintahan yang tengah dibangun.

Bahkan, kawasan Embung MBH IKN mulai dilirik sebagai alternatif destinasi. Lanskap air dan ruang terbuka menjadikannya tempat bersantai yang lebih tenang.

Bagi keluarga yang membawa anak-anak, IKN menyediakan wahana permainan tradisional bernama “mesin waktu”.

Letaknya di area amphitheater depan Sentra Massa. Atau tepat di seberang Istana Negara. Di wahana ini, pengunjung bisa bernostalgia dengan bermain gasing, egrang, hingga bakiak.

Kawasan Istana Negara IKN juga dapat menjadi alternatif tujuan yang dapat dikunjungi dengan pengaturan kapasitas tertentu.

Khusus untuk memasuki kawasan Istana Negara, pengunjung tidak diperkenankan memakai sandal alias harus bersepatu, tidak diperbolehkan memakai celana pendek, kaos oblong serta baju tanpa lengan.

Sementara untuk mendukung mobilitas di dalam kawasan, layanan shuttle bus bertenaga listrik disediakan dan akan menghubungkan berbagai titik strategis di KIPP.

Layanan ini disiapkan untuk memudahkan masyarakat menjelajahi kawasan tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi, sekaligus menjaga kelancaran arus pergerakan di dalam kawasan.

Bagi masyarakat yang ingin memarkirkan kendaraannya, Otorita IKN menyediakan sejumlah titik parkir yang tersebar di berbagai lokasi strategis, antara lain di sekitar Bundaran Sumbu Barat, Rusun ASN 1, sisi kiri Kawasan Plaza Yudikatif, Bundaran Sumbu Timur, Simpang Grande atau Plaza Simpang Timur, sisi selatan Simpang Bank Indonesia, Rusun ASN 3 Simpang Baterai, hingga area keluar Masjid Negara IKN.

Dari sisi layanan pendukung, fasilitas kesehatan disiagakan di sejumlah titik strategis, disertai pengaturan area parkir dan dukungan fasilitas kebersihan.

Terdapat Rumah Sakit di kawasan inti bila memerlukan layanan kesehatan. Masjid Negara IKN juga disiapkan sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat selama berada di kawasan.

Otorita IKN mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta mematuhi ketentuan yang berlaku di setiap titik kunjungan.

Pengunjung diharapkan menjaga kebersihan dan ketertiban bersama, serta memperhatikan aturan pada area tertentu, termasuk larangan merokok, penggunaan pakaian yang pantas, serta pelarangan penerbangan drone tanpa izin resmi dari Otorita IKN.

Pengunjung diimbau mengunduh aplikasi IKNOW untuk melihat lokasi destinasi IKN yang dilengkapi dengan fitur tombol panik atau panic button bila dalam keadaan darurat. Petugas akan menindaklanjuti laporan tersebut.

Masyarakat diminta untuk menggunakan tombol panik bila dalam situasi yang mendesak saja. Untuk sementara tombol darurat hanya berlaku untuk di lokasi Rest Area IKN dan KIPP.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw menyebut, faktor akses menjadi kunci utama.

Kemudahan menuju kawasan IKN selama libur terbukti menjadi katalis lonjakan kunjungan. Karena jika menilik tren sebelumnya, antusiasme terhadap IKN memang terus tumbuh.

Pada Lebaran 2025, sekitar 8.000 orang tercatat mengunjungi KIPP dalam satu hari. Tahun ini, dengan dukungan infrastruktur yang lebih siap, lonjakannya berada di level yang berbeda.

Troy menegaskan, Otorita IKN melihat geliat ini sebagai sinyal optimisme. Bukan sekadar berkah musiman, tetapi penanda tumbuhnya kepercayaan terhadap peluang usaha di kawasan tersebut.

“Kami mengapresiasi pelaku usaha dan UMKM yang telah hadir di KIPP. Ini menandai optimisme berusaha dan berinvestasi di IKN. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu memulai usaha di sini,” tutup Troy. (rd)

Editor : Romdani.
#mudik lebaran #penajam paser utara #ibu kota nusantara #Gubernur Kaltim Rudy Mas ud #Kutai Barat