KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai kebijakan kerja dari rumah (WFH) satu hari dalam sepekan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) memang membawa manfaat dari sisi efisiensi.
Terutama dalam penghematan bahan bakar, namun, ia mengingatkan ada dampak lain yang perlu diwaspadai.
Baca Juga: KPK Geledah Rumah Ono Surono, Diduga Terlibat Skandal Suap Ijon Proyek Bekasi Rp14,2 Miliar
Menurut JK, kebijakan tersebut berpotensi menurunkan kinerja pegawai, terutama dalam pelayanan publik yang sangat bergantung pada kehadiran langsung.
Ia menilai efektivitas kerja bisa terganggu jika tidak diimbangi dengan sistem pengawasan yang ketat.
Lebih jauh, JK juga mengkhawatirkan dampak kebijakan ini jika diterapkan lebih luas, termasuk di sektor swasta.
Baca Juga: Pertamina Imbau Masyarakat Jangan Panik, Stok BBM Aman
Ia menilai penurunan produktivitas bisa berdampak pada aktivitas ekonomi, mulai dari penjualan hingga produksi, yang pada akhirnya berisiko menekan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Editor : Uways Alqadrie