KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Anggaran sebesar Rp25 miliar untuk renovasi rumah dinas kepala daerah mencuat ke publik. Meski angka itu dibagi antara kediaman resmi gubernur dan wakil gubernur, nilainya tetap cukup besar untuk disebut sekadar renovasi. Uang publik untuk merenovasi itu disebut-sebut sudah diplot dalam APBD 2025.
Namun Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud, mengaku tak mengetahui detail penganggaran tersebut. "Saya nggak ikut! Belum saya tanyakan juga," ucapnya.Padahal, secara kelembagaan, dewan merupakan mitra pemerintah daerah untuk urusan penganggaran. Pria yang akrab disapa Hamas itu menyebut, belum mengetahui detail ke mana saja anggaran itu ditujukan. Informasi terkait apa saja yang dibangun hingga apa yang diperbaiki, belum menyeluruh dipelajarinya.
Dia menyebut, berencana memanggil pihak terkait untuk memintai penjelasan untuk apa saja anggaran Rp25 miliar itu. “Saya cek dulu. Pembangunannya apa, perbaikannya seperti apa. Nanti kita kumpulkan, kita tanya lagi,” katanya. Sementara kabar lain beredar jika sejumlah anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim tak mendapat dokumen lengkap yang memuat rincian proyek itu. Saat disinggung ihwal itu, Hamas memilih menahan diri dan menyebut. "Saya cek dulu," katanya singkat. (riz)
Editor : Muhammad Rizki