Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Donald Trump Desak Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon, Upaya Jaga Gencatan Senjata Iran

Hernawati • Jumat, 10 April 2026 | 13:35 WIB
Donald Trump, presiden Amerika Serikat.
Donald Trump, presiden Amerika Serikat.

 

KALTIMPOST.ID, Donald Trump, presiden Amerika Serikat (AS) mengambil langkah besar untuk mendinginkan situasi perang di Timur Tengah.

Ia mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mengurangi intensitas serangan di Lebanon.

Permintaan tersebut muncul di tengah kekhawatiran bahwa situasi tersebut dapat menggagalkan gencatan senjata yang masih rapuh antara Amerika Serikat dan Iran.

“Saya berbicara dengan Bibi dan dia akan mengurangi serangan. Saya hanya berpikir kita harus sedikit lebih mengurangi serangan,” ucap Trump.

“Netanyahu akan baik-baik saja. Dia akan sedikit meredam aktivitasnya,” lanjut Trump.

Israel Buka Opsi Negosiasi dengan Lebanon

Usai Trump melayangkan desakan kepada Netanyahu, Pemerintah Israel menyatakan bahwa pihaknya membuka opsi untuk melakukan negosiasi langsung dengan Lebanon di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan perbatasan kedua negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu sebagai bagian dari langkah diplomatik yang disebut bertujuan meredakan ketegangan.

Dalam keterangannya, Netanyahu menegaskan bahwa potensi pembicaraan dengan Lebanon difokuskan pada dua isu utama, yakni pelucutan senjata kelompok Hizbullah serta upaya membangun hubungan yang lebih stabil dan damai di masa mendatang.

Israel berharap langkah ini dapat menjadi fondasi yang kokoh dalam menciptakan perdamaian permanen antar kedua negara tersebut.

Editor : Hernawati
#gencatan senjata #Israel #iran #lebanon #amerika serikat (AS)