Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Update Terbaru Selat Hormuz: Tarif Melintas Rp34 M, Ratusan Tanker Masih Tertahan

Uways Alqadrie • Jumat, 10 April 2026 | 19:43 WIB
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

KALTIMPOST.ID, TEHERAN – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah berdampak langsung pada jalur pelayaran global. Selat Hormuz kini menjadi titik krusial, setelah Iran diduga menerapkan biaya hingga sekitar Rp34 miliar bagi kapal yang ingin melintas dengan aman.

Kebijakan tersebut muncul di tengah konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang melibatkan Israel.

Baca Juga: Gempa Bengkulu Utara M5,3 Hari Ini, BMKG Ungkap Penyebab dan Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Sejumlah laporan menyebut, kapal-kapal tertentu bahkan telah membayar hingga US$2 juta demi mendapatkan jalur aman, meski aturan ini menuai penolakan karena dinilai melanggar hukum laut internasional.

Selama konflik berlangsung, akses pelayaran di selat tersebut dibatasi ketat. Iran mewajibkan koordinasi militer, bahkan hanya kapal dari negara tertentu yang diperbolehkan melintas tanpa hambatan. Akibatnya, arus lalu lintas kapal menurun drastis.

Meski sempat tercapai gencatan senjata sementara selama dua pekan antara Washington dan Teheran, kondisi di lapangan belum sepenuhnya pulih.

 Data pelacakan menunjukkan jumlah kapal yang melintas masih sangat terbatas, hanya berkisar di bawah 10 kapal per hari.

Baca Juga: Hasil AFF Futsal 2026 Hari Ini: Indonesia vs Vietnam 3-2, Garuda Lolos Final Dramatis

Padahal, Selat Hormuz memiliki peran vital bagi energi global. Sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia melewati jalur ini.

Gangguan sekecil apa pun berpotensi memicu lonjakan harga energi dan mengganggu rantai pasok internasional.

Situasi ini juga berdampak pada ratusan kapal yang tertahan di kawasan Teluk. Lebih dari 600 kapal, termasuk ratusan tanker, dilaporkan masih menunggu kepastian keamanan untuk melanjutkan perjalanan.

Presiden Donald Trump menuding Iran tidak menjalankan komitmen membuka jalur aman. Sebaliknya, pihak Teheran justru menilai Washington tidak menghormati kesepakatan gencatan senjata.

Editor : Uways Alqadrie
#konflik Amerika Serikat vs Iran #Motjaba Khamenei #selat hormuz #donald trump #as #perang Iran Amerika Serikat