KALTIMPOST.ID, JAKARTA - Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan China kembali meningkat di tengah konflik yang melibatkan Iran.
Presiden AS, Donald Trump, melontarkan peringatan keras kepada Beijing terkait dugaan rencana pengiriman senjata ke Teheran.
Berdasarkan laporan intelijen yang beredar di Washington, China disebut-sebut tengah mempersiapkan pengiriman sistem pertahanan udara ke Iran.
Baca Juga: Update Selat Hormuz Hari Ini: Kapal Tanker Pertamina Belum Bisa Lewat, Negosiasi Masih Berjalan
Informasi tersebut turut diperkuat laporan media internasional yang menyebutkan pengiriman bisa dilakukan dalam waktu dekat, bahkan melalui negara ketiga guna menyamarkan asal senjata.
Menanggapi hal itu, Trump menegaskan bahwa langkah tersebut akan memicu konsekuensi serius. Ia menyebut China bakal menghadapi “masalah besar” jika benar-benar merealisasikan rencana tersebut.
Isu ini mencuat di tengah memanasnya konflik antara AS bersama Israel melawan Iran yang telah berlangsung lebih dari sebulan.
Serangan yang terjadi sebelumnya disebut telah menargetkan fasilitas militer serta sistem rudal milik Teheran.
Sumber intelijen AS mengungkapkan, jenis senjata yang diduga akan dikirim adalah sistem pertahanan udara portabel atau MANPADS—rudal anti-pesawat yang dapat dioperasikan dari bahu dan efektif untuk menghadapi target udara jarak rendah.
Di sisi lain, pemerintah China langsung membantah tudingan tersebut. Perwakilan Kedutaan Besar China di Washington menegaskan bahwa Beijing tidak pernah memasok senjata kepada pihak mana pun yang terlibat dalam konflik Iran.
Baca Juga: Donald Trump Terancam Dimakzulkan? Dukungan Pemakzulan Tembus 52 Persen
Sementara itu, hubungan antara Trump dan Presiden China, Xi Jinping, juga menjadi sorotan.
Keduanya sebelumnya dijadwalkan bertemu dalam waktu dekat untuk membahas isu perdagangan, namun agenda itu dikabarkan tertunda akibat eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Editor : Uways Alqadrie