KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kalimantan Timur pada Februari 2026 menunjukkan penurunan secara bulanan, namun masih mencatat pertumbuhan positif dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah kunjungan wisman pada Februari 2026 yakni 800 orang.
Turun 8,57 persen dibandingkan Januari 2026. Meski demikian, secara tahunan jumlah kunjungan justru meningkat signifikan. Ketua Tim Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Ariyanti Cahyaningsih, menjelaskan bahwa jika dibandingkan Februari 2025, kunjungan wisman naik cukup tinggi.
“Jika dibandingkan dengan Februari 2025, kunjungan wisman mengalami peningkatan sebesar 32,23 persen, yaitu dari 605 kunjungan menjadi 800 kunjungan pada Februari 2026,” ujarnya. Peningkatan secara tahunan itu terlihat hampir di seluruh kelompok kebangsaan. Kenaikan tertinggi tercatat pada wisman asal Afrika yang meningkat 100 persen. Disusul wisman dari Asia selain ASEAN 62,50 persen, Oseania 50 persen, Eropa 39,53 persen, ASEAN 27,39 persen, serta Amerika 23,08 persen.
Baca Juga: Gangguan Penerbangan Timur Tengah Tekan Arus Wisman, Jadwal Perjalanan Banyak Diundur
Namun demikian, tidak semua kawasan mencatat pertumbuhan. Kunjungan wisman dari Timur Tengah justru mengalami penurunan hingga 100 persen pada periode ini. Jika dibandingkan dengan Januari 2026, dinamika kunjungan wisman juga cukup beragam.
Beberapa kelompok mengalami peningkatan, seperti Asia selain ASEAN yang naik 73,33 persen, Eropa 53,85 persen, Amerika 23,08 persen, dan Oseania 12,50 persen. Sementara itu, kunjungan dari ASEAN justru turun 19,46 persen. Dari sisi kebangsaan, wisman yang berkunjung ke Bumi Etam masih didominasi oleh negara-negara tetangga. Wisman asal Brunei Darussalam tercatat paling banyak dengan 286 kunjungan atau 35,75 persen dari total wisman.
Posisi berikutnya ditempati Malaysia 124 kunjungan (15,50 persen), Korea Selatan 49 kunjungan (6,12 persen), Singapura 43 kunjungan (5,38 persen), dan Inggris sebanyak 19 kunjungan atau 2,38 persen. “Secara kelompok kawasan, kunjungan wisman pada Februari 2026 didominasi oleh kawasan ASEAN dengan kontribusi mencapai 75 persen. Disusul Asia di luar ASEAN sebesar 13 persen, Eropa 7,49 persen, Oseania 2,25 persen, Amerika 2 persen, dan Afrika 0,26 persen,” lanjut Ariyanti.
Meski mengalami penurunan secara bulanan, tren peningkatan secara tahunan menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata daerah. Menunjukkan adanya pemulihan kunjungan wisman yang terus berlanjut, meskipun belum sepenuhnya stabil. (riz)
Editor : Muhammad RizkiSumber : Kaltim Post