Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jembatan Sangkima Kutim Bakal Ditutup Sementara untuk Perbaikan, Simak Jadwal dan Ketentuannya

Jufriadi • Jumat, 17 April 2026 | 13:40 WIB
BERBAHAYA: Kondisi lantai Jembatan Sangkima yang berlubang ditutup sementara menggunakan plat besi untuk menjaga agar kendaraan tetap bisa melintas di jalur poros Sangatta–Bontang.
BERBAHAYA: Kondisi lantai Jembatan Sangkima yang berlubang ditutup sementara menggunakan plat besi untuk menjaga agar kendaraan tetap bisa melintas di jalur poros Sangatta–Bontang.

KALTIMPOST.ID, SANGATTA - Jembatan Sangkima di jalan poros Sangatta–Bontang akan ditutup sementara selama dua malam.

Penutupan diberlakukan khusus bagi kendaraan roda enam ke atas seiring pelaksanaan perbaikan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Timur.

Penutupan dijadwalkan pada 19-20 April 2026 pukul 17.00-06.00 Wita dan dilanjutkan 20-21 April 2026 pukul 17.00-06.00 Wita. Di luar jam tersebut, arus lalu lintas kembali dibuka.

Baca Juga: Kasus Korupsi Marak di Kutai Timur, Fungsi Kontrol DPRD Dipertanyakan

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPJN Kalimantan Timur, Khanif Ashar, menjelaskan pembatasan hanya berlaku untuk kendaraan berat. Sementara kendaraan roda dua dan roda empat tetap diperbolehkan melintas.

"Kami tutup total untuk kendaraan roda enam ke atas, yang bisa melintas itu roda dua dan roda empat," ujarnya, Jumat (17/4).

Ia menambahkan, tidak tersedia jalur alternatif karena lokasi tersebut merupakan jalur utama penghubung Sangatta–Bontang. Karena itu, kendaraan berat diminta menyesuaikan jadwal operasional selama pekerjaan berlangsung.

Perbaikan difokuskan pada lantai dasar jembatan yang mengalami kerusakan sejak Januari lalu. Saat itu, bagian lantai jembatan jebol hingga menimbulkan antrean panjang kendaraan dari dua arah.

Baca Juga: DPRD Kutai Timur Pertanyakan Anggaran Rp500 Juta untuk Asuransi Petani, Dinilai Tak Sebanding dengan Program Unggulan

Selama ini, bagian yang rusak hanya ditutup menggunakan pelat besi agar tetap bisa dilalui. Namun kondisi tersebut dinilai berisiko dan perlu penanganan permanen.

"Jembatan Sangkima itu sudah beberapa lama ada lubang. Itu harus segera diperbaiki untuk menghindari kecelakaan," jelasnya.

Dalam pekerjaan ini, BPJN Kaltim mengalokasikan anggaran sekitar Rp 200 juta. Perbaikan dilakukan pada malam hari untuk meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas di jalur utama tersebut. (*)

Editor : Duito Susanto
#jembatan sangkima #poros sangatta-bontang #perbaikan jalan #BPJN Kaltim #kutai timur