Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ini Kata Kapolda Kaltim Merespons Aksi 21 April di Kantor Gubernur dan DPRD Kaltim, Beri Penekanan dan Pesan Khusus Begini

Dwi Restu A • Jumat, 17 April 2026 | 16:29 WIB

 

JAGA KONDUSIVITAS: Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro saat memberikan keterangan pers terkait kesiapan pengamanan aksi massa 21 April mendatang, Jumat (17/4). 
JAGA KONDUSIVITAS: Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro memberikan keterangan pers terkait kesiapan pengamanan aksi massa 21 April mendatang, Jumat (17/4). 

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Polda Kaltim memastikan kesiapan penuh dalam mengawal rencana aksi unjuk rasa besar-besaran yang bakal digelar berbagai lapisan masyarakat, Selasa (21/4) mendatang. Fokus pengamanan akan dipusatkan di dua titik vital, yakni Kantor DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim di Samarinda.

Hal tersebut ditegaskan Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro usai menggelar pertemuan khusus bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat di Polresta Samarinda, Jumat (17/4) sore. Jenderal bintang dua itu menyebut, sedikitnya 1.700 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, hingga tenaga kesehatan dan pemadam kebakaran bakal disiagakan.

Baca Juga: Guru Kaget! Status Info GTK Mendadak Berubah Warna Biru Lagi, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

"Estimasi massa cukup besar. Kami sudah menerima pemberitahuan, aksi dimulai gedung wakil rakyat (DPRD) sekitar pukul 10.00 Wita, kemudian bergeser ke Kantor gubernur. Dua lokasi jadi prioritas pengamanan," ungkap Endar kepada awak media.

Mantan Direktur Penyelidikan KPK itu menekankan bahwa instruksi kepada jajaran sudah jelas: Pendekatan Humanis. Polisi, kata dia, bukan hadir sebagai lawan, melainkan fasilitator agar aspirasi masyarakat tersampaikan dengan baik tanpa mencederai stabilitas daerah.

"Paradigma kami adalah preemtif dan preventif. Sepanjang aksi berjalan tertib dan tidak ada pelanggaran hukum, tindakan represif tidak akan kami lakukan. Kami akan memfasilitasi agar aspirasi itu sampai ke sasaran, baik ke dewan maupun gubernur," tegasnya.

Baca Juga: Bukan Cuma Rupiah, Sederet Mata Uang Asia Ini Ikut Ambruk Lawan Dolar AS

Namun, Endar memberikan catatan tebal bagi para koordinator lapangan (Korlap). Dia meminta penanggung jawab aksi lebih selektif dan waspada terhadap potensi penyusupan. "Kami harap semua elemen bisa saling mengawasi. Jangan sampai ada 'penumpang gelap' yang justru merusak tujuan murni aksi dengan tindakan anarkis," seru pria yang dikenal tegas ini.

Tak hanya di lapangan, pantauan ketat juga dilakukan di dunia maya. Tim Patroli Siber Polda Kaltim mulai meningkatkan intensitas pemantauan untuk meredam penyebaran hoaks yang berpotensi memprovokasi massa.

Baca Juga: Lengkap, Chat Mesum Guru Besar Unpad ke Mahasiswi Asing: Minta Foto Bikini di Phuket

"Masyarakat harus bijak. Jangan mudah termakan informasi yang belum jelas sumbernya di media sosial. Mari kita jaga Kaltim, khususnya Samarinda, agar tetap kondusif. Pengunjuk rasa sampaikan aspirasi, masyarakat lain tetap bisa beraktivitas. Kita harus saling menghormati," pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#Kantor Gubernur Kaltim #DPRD KALTIIM #21 April #kapolda kaltim #samarinda