Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Aksi 21 April Kaltim: Kantor Gubernur Kaltim Dijaga Ketat, Wartawan Dilarang Masuk

Eko Pralistio • Selasa, 21 April 2026 | 10:26 WIB
Situasi di kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur tampak dijaga ketat oleh aparat kepolisian, Selasa (21/4/2026). (FOTO/EKO PRALISTIO)
Situasi di kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur tampak dijaga ketat oleh aparat kepolisian, Selasa (21/4/2026). (FOTO/EKO PRALISTIO)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Situasi di kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur tampak dijaga ketat oleh aparat kepolisian, Selasa (21/4/2026).

Pengamanan diperketat dengan pemasangan kawat berduri di keseluruhan titik, serta penjagaan berlapis oleh petugas keamanan di pintu masuk utama.

Tak hanya itu, akses keluar-masuk ke area kantor gubernur juga dibatasi. Petugas keamanan (satpam) terlihat memfilter setiap orang yang hendak masuk, termasuk wartawan yang ingin melakukan peliputan.

Baca Juga: Minat Fintech Melejit, OJK Terima 315 Konsultasi dan 31 Pengajuan Sandbox

Sekitar pukul 10.49 Wita, sejumlah awak media di lapangan mencoba memantau kondisi di dalam kawasan kantor gubernur.

Mereka berupaya melihat aktivitas di lingkungan perkantoran tersebut di tengah situasi kegiatan aksi besar-besaran oleh Aliansi Masyarakat Kaltim.

Dari luar pagar, aktivitas aparatur sipil negara (ASN) masih terlihat berjalan normal. Sejumlah pegawai tampak lalu lalang keluar masuk, sementara petugas keamanan sesekali membuka dan menutup akses pintu.

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, memastikan kegiatan pemerintahan tetap berjalan seperti biasa.

“Kami akan berkantor seperti biasa,” ujarnya, Senin (20/4).

Namun, saat awak media mencoba masuk, petugas satpam langsung menghentikan dan menanyakan identitas serta keperluan mereka.

“Dari mana mas, dari media ya? Maaf mas, belum bisa masuk,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Baca Juga: Pantau Demo 21 April di DPRD Kaltim, Ini Link YouTube Live dari Lokasi

Ketika ditanya alasan pembatasan tersebut, petugas mengaku hanya menjalankan perintah atasan.

“Maaf mas, kami hanya disuruh pimpinan. Untuk alasan detailnya kurang tahu,” tambahnya.

Editor : Uways Alqadrie
#demo 21 April Samarinda #Unmul Samarinda #Kantor Gubernur Kaltim #21 April