Satu-satunya di Kaltim-Kaltara, Lapas Perempuan Tenggarong Desak Penambahan Blok Hunian

Muhhammad Rifqi Hidayatullah • Dipublikasikan Rabu, 22 April 2026 | 16:20 WIB
Kalapas Perempuan Kelas II Tenggarong, Riva Dilyanti.
Kalapas Perempuan Kelas II Tenggarong, Riva Dilyanti.

 

TENGGARONG — Lapas Perempuan Kelas II Tenggarong mendesak perluasan fasilitas setelah menampung warga binaan dari dua provinsi. Lapas satu-satunya untuk perempuan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara ini sudah lama over kapasitas.

Kalapas Perempuan Tenggarong Riva Dilyanti mengatakan pembangunan tahap awal sudah dimulai dengan anggaran sekitar Rp7,5 miliar. Namun tahap lanjutan tertunda karena efisiensi anggaran. “Untuk tahap lanjutan sebenarnya sudah diajukan sebagai program prioritas, namun tertunda,” kata Riva, Selasa, 21 April 2026.

Pihaknya kembali mengusulkan kelanjutan proyek. Berdasarkan hitungan Dinas PU, kebutuhan untuk merampungkan seluruh bangunan mencapai Rp20 miliar. Anggaran itu untuk blok hunian, tembok keliling, dan rumah dinas.

Riva menyebut realisasi kemungkinan belum bisa tahun ini. Ia berharap proyek masuk prioritas tahun depan dengan dukungan Pemkab Kutai Kartanegara. Sembari menunggu, kebutuhan mendesak adalah perbaikan tembok keliling. “Kondisinya sudah miring dan cukup mengkhawatirkan, terutama bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Pengembangan lapas dinilai krusial karena jumlah warga binaan perempuan di Kaltim dan Kaltara mencapai sekitar 1.000 orang. Keterbatasan daya tampung membuat sebagian masih dititipkan di lapas laki-laki. “Kondisi tersebut tentu membuat proses pembinaan belum berjalan optimal,” kata Riva.

Jika pembangunan dilanjutkan, lapas direncanakan punya sekitar 20 kamar hunian dengan daya tampung 700 orang. Fasilitas itu diharapkan menampung seluruh warga binaan perempuan secara lebih layak. Selain bangunan, Riva juga meminta tambahan petugas pemasyarakatan untuk mendukung keamanan dan pembinaan.

Dengan fasilitas dan SDM memadai, ia optimistis program pembinaan bisa lebih variatif. “Mampu mencetak warga binaan yang siap kembali ke masyarakat,” kata Riva. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
Sumber : Kaltim Post
Lapas Over Kapasitas lapas perempuan tenggarong tenggarong kaltim-kaltara