
KALTIMPOST.ID-Upaya konfirmasi kepada pihak pengembang belum membuahkan hasil. Saat Kaltim Post mendatangi kantor pemasaran, suasana terlihat sepi. Hanya seorang sekuriti yang berjaga.
Permintaan wawancara yang disampaikan tidak direspons positif. Pihak internal enggan memberikan keterangan. “Nanti saja, Pak. Jangan dulu. Nanti digoreng lagi,” ujar salah satu pegawai, Kamis (23/4) siang.
Meski demikian, pihak pengembang menyebut tengah melakukan pembenahan internal sebelum memberikan pernyataan resmi. “Kita benahi dulu. Nanti kita undang,” katanya singkat.
Sikap tertutup tersebut justru menambah keresahan konsumen. Kembali ke Jaya, disebutnya para konsumen hanya berharap ada transparansi terkait kondisi sebenarnya. “Kami tidak perlu janji lagi. Cukup buktikan saja,” kata Jaya.
Para konsumen kini menaruh harapan pada komitmen yang telah disepakati. Mei menjadi batas penentuan. Jika tidak ada perkembangan, gelombang aksi lanjutan dipastikan akan terjadi. “Kalau tidak ada progres, kami datang lagi. Bahkan lebih banyak,” tegasnya. (rd)
Editor : Romdani.