KALTIMPOST.ID, JAKARTA– PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan seluruh biaya penanganan korban dalam insiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur ditanggung penuh. Kebijakan ini mencakup biaya perawatan korban luka hingga pemakaman bagi korban meninggal dunia.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan perusahaan bersama pihak asuransi mengambil alih seluruh beban biaya tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab KAI terhadap para penumpang yang terdampak kecelakaan.
Saat ini, korban luka masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi. Sementara itu, keluarga korban meninggal juga telah mendapatkan pendampingan, termasuk dalam proses pemulasaraan hingga pemakaman.
KAI menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Selain itu, perusahaan juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat proses evakuasi serta pemulihan pascakecelakaan.
Di sisi lain, posko informasi telah disiapkan untuk membantu keluarga korban memperoleh data dan perkembangan terbaru. KAI juga menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut serta memastikan hak-hak korban dipenuhi secara maksimal.
Data korban tujuh orang tewas, tiga telah teridentifikasi sebagai berikut:
1. Nuryati, perempuan, 62 tahun
2. Enggar Retno K, perempuan, 35 tahun
3. Nurlaela, perempuan, 30 tahun.
Baca Juga: Hasil Thomas Cup 2026: Korea Bangkit Dramatis Atas China Taipei, Jaga Peluang Lolos Perempat Final
Berikut daftar korban luka yang telah terdata:
1. Desvita, perempuan, 56 tahun
2. Ahmad Nur Syahril, laki-laki, 28 tahun
3. Subur Sagita, laki-laki, 51 tahun
4. Shovy Salsabila, perempuan, 24 tahun
5. Siti Maryam, perempuan, 37 tahun
6. Rivan Mandara, laki-laki, 32 tahun
7. Anggita R. Utami, perempuan, 36 tahun
8. Hari Septiansah, laki-laki, 27 tahun
9. Dwi Apriliana, perempuan, 30 tahun
10. Ratri Intan A, perempuan, 26 tahun
11. Andi Saputra, laki-laki, 30 tahun (sudah pulang)
12. Sansan Sarifah, perempuan, 29 tahun
13. Dinasti Kusuma W, perempuan, 24 tahun
14. Yuliana, perempuan, 30 tahun
15. Ira Indira Putri, perempuan, 28 tahun
16. Hari Septiyansyah, laki-laki, 30 tahun
17. R. Rustiati, perempuan, 55 tahun
18. Amalia Hasanah Ulfa, perempuan, 31 tahun
19. Vira Oktaviani Putri, perempuan, 27 tahun (dirujuk ke RS Mitra Plumbon)
20. Yuliana Nur Pratama, perempuan, 24 tahun (dirujuk ke RS Siloam)
21. Nuryati, perempuan, 41 tahun
22. Nuriah Indah Rahmati, perempuan, 21 tahun
23. Fitria Husni, perempuan, 26 tahun
24. Anggita, perempuan, 36 tahun
25. Leni Julianti, perempuan, 33 tahun
26. Purwanti, perempuan, 54 tahun
27. Yunita Endang, perempuan, 41 tahun
Baca Juga: Update Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 7 Tewas, 81 Luka, Kronologi KA Argo Bromo Hantam KRL
28. A. Regita, perempuan, 29 tahun
29. Subandi, laki-laki, 42 tahun
30. Muchlis, laki-laki, 30 tahun
31. Riki, laki-laki, 25 tahun
32. Alivia, perempuan, 25 tahun
33. Dewi Sagita, perempuan, 29 tahun
34. Stevani Sofia, perempuan, 22 tahun
35. Eri Rustiati, perempuan, 55 tahun
36. Ester Rajagukguk, perempuan, 27 tahun
37. M. Anwar, laki-laki, 30 tahun
38. Laili, laki-laki, 26 tahun
39. Rivan, laki-laki, 32 tahun
40. Ayunda R, perempuan, 24 tahun
41. Mustika Ayu Pujiana, perempuan, 43 tahun
42. Suryati, perempuan, 51 tahun
43. Evi, perempuan, 52 tahun
44. Shofie, perempuan, 24 tahun
45. Iie Suendi, laki-laki, 42 tahun
Baca Juga: PT KAI Tegaskan Tanggung Jawab Penuh untuk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
46. Dewi Suryani, perempuan, 35 tahun
47. Despita, perempuan, 48 tahun
48. Choirunnisa R, perempuan, 25 tahun
49. Rista Triana, perempuan, 35 tahun (sudah pulang)
50. Pamilang Rani Situmorang, perempuan, 32 tahun.
Editor : Uways Alqadrie