KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Isu pergantian Kapolri mulai menghangat. Nama Jenderal Listyo Sigit Prabowo disebut-sebut segera memasuki akhir masa kepemimpinannya sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Di tengah isu tersebut, dua perwira tinggi Polri mulai ramai masuk bursa calon pengganti, yakni Komjen Pol Dedi Prasetyo dan Komjen Pol Suyudi Ario Seto.
Listyo Sigit diketahui menjabat Kapolri sejak dilantik Presiden Joko Widodo pada 27 Januari 2021. Dengan masa jabatan lebih dari lima tahun, ia menjadi salah satu Kapolri terlama di era reformasi. Sesuai aturan, Listyo diperkirakan memasuki masa pensiun pada 2027 saat berusia 58 tahun.
Baca Juga: Mutasi Terbaru TNI AD, AL, AU: Ini Nama-Nama Perwira Tinggi yang Naik Jabatan
Di antara nama yang mencuat, sosok Suyudi Ario Seto menjadi perhatian besar. Perwira lulusan Akpol 1994 itu kini menjabat kepala Badan Narkotika Nasional atau BNN di Istana Negara pada 25 Agustus 2025.
Sebelum menduduki kursi Kepala BNN, Suyudi lebih dulu menjabat Kapolda Banten sejak Juni 2024. Tak lama sebelum pelantikan, ia dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri untuk penugasan di luar struktur organisasi berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 tertanggal 5 Agustus 2025.
Karier Suyudi di kepolisian dikenal panjang dan kuat di bidang reserse. Ia mengawali kiprahnya dari posisi Kanit II Resmob Polda Metro Jaya sebelum dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis.
Suyudi pernah menjadi Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kapolsek Metro Tanah Abang, hingga Kapolsek Metro Penjaringan.
Pengalaman reserse Suyudi juga terbilang lengkap. Ia pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, hingga Kanit Resmob Bareskrim Polri.
Kariernya terus berkembang saat dipercaya menjadi Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada 2011 dan Kakorsis SPN Lido.
Pada 2014, Suyudi dipercaya menjadi Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Metro Jaya sebelum ditunjuk sebagai Kapolres Majalengka. Setahun berselang, ia menjabat Kapolres Bogor lalu Wakapolres Metro Jakarta Barat pada 2016. Di tahun yang sama, ia kembali dipercaya memimpin wilayah sebagai Kapolresta Bogor Kota.
Kariernya terus melesat. Tahun 2017, Suyudi menjabat Kapolres Metro Jakarta Pusat sebelum dipindahkan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri. Pada 2019, ia dipercaya menjadi Dirreskrimum Polda Metro Jaya.
Tak berhenti di situ, Suyudi juga pernah menduduki posisi Wadirtipideksus Bareskrim Polri, Wadirtipidsiber Bareskrim Polri, hingga Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri pada 2020. Puncaknya, ia dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya pada 2023 sebelum akhirnya menjabat Kapolda Banten pada 2024.
Selama memimpin Polda Banten, Suyudi mencuri perhatian lewat sejumlah capaian besar. Salah satu yang paling disorot ialah pengungkapan kasus dugaan pemerasan terhadap PT Chandra Asri Alkali yang menyeret petinggi Kadin Cilegon.
Selain itu, ia juga dikenal lewat program Polisi Peduli Pengangguran atau Poliran. Program tersebut dibuat untuk membantu pengangguran usia produktif, korban PHK, hingga mantan warga binaan mendapatkan pelatihan kerja dan keterampilan usaha.
Polda Banten bahkan membangun balai pelatihan khusus untuk mendukung program tersebut. Pendekatan Poliran dinilai menyentuh persoalan sosial secara langsung melalui sektor industri, pertanian, peternakan, perikanan, hingga pengelolaan lingkungan dan limbah.
Berkat inovasi itu, Suyudi mendapat apresiasi dari menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI. Program tersebut disebut menjadi salah satu terobosan sosial yang menonjol di lingkungan Polri dalam beberapa tahun terakhir.
Laporan Harta Kekayaan
Dari sisi kekayaan, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Suyudi tercatat memiliki total kekayaan sekitar Rp9,8 miliar. Aset tersebut didominasi tanah dan bangunan senilai Rp8,8 miliar yang tersebar di Tangerang, Serang, Majalengka, Sumbawa, hingga Jakarta Selatan.
Baca Juga: Kondisi Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Kini Sakit dan Tampak Kurus, Netizen Doakan Segera Sembuh
Ia juga memiliki satu unit mobil Mini Cooper tahun 2011, satu sepeda motor Yamaha tahun 2018, serta kas dan setara kas sekitar Rp600 juta.
Meski isu pergantian Kapolri terus berkembang, hingga kini nama Suyudi Ario Seto menjadi salah satu figur yang paling kuat diperbincangkan menuju kursi Kapolri berikutnya.
Riwayat Jabatan Komjen Pol Suyudi Ario Seto:
Kanit II Resmob Polda Metro Jaya
Kapolsek Metro Pasar Minggu
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan
Kanit Jatanras Polda Metro Jaya
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat
Kanit Resmob Bareskrim Polri
Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2011)
Kakorsis SPN Lido
Kapolsek Metro Tanah Abang (2012)
Kapolsek Metro Penjaringan
Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Metro Jaya (2014)
Kapolres Majalengka (2014)
Kapolres Bogor (2015)
Wakapolres Metro Jakarta Barat (2016)
Kapolresta Bogor Kota (2016)
Kapolres Metro Jakarta Pusat (2017)
Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2017)
Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2019)
Wadirtipideksus Bareskrim Polri (2020)
Wadirtipidsiber Bareskrim Polri (2020)
Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri (2020)
Wakapolda Metro Jaya (2023)
Kapolda Banten (2024)
Pati Bareskrim Polri untuk penugasan luar struktur (2025)
Kepala BNN RI (2025)
Editor : Uways Alqadrie