KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan dan Bandara APT Pranoto masih menjadi urat nadi mobilitas udara di Kalimantan Timur. Pada Maret 2026, jumlah penumpang angkutan udara domestik melonjak tajam hingga 32,91 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Total penumpang domestik pada Maret 2026 mencapai 273.842 orang. Angka itu naik signifikan dari Februari 2026 yang sebanyak 206.029 penumpang. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai menjelaskan, kenaikan tersebut dipengaruhi meningkatnya jumlah penumpang di sejumlah bandara utama di Kaltim.
Lonjakan tertinggi terjadi di Bandara Sepinggan Balikpapan yang mencatat kenaikan hingga 55,94 persen. "Jumlah penumpangnya mencapai 212.288 orang atau setara 77,52 persen dari total penumpang domestik di Kaltim," urai Mas’ud. Sementara itu, Bandara APT Pranoto Samarinda mencatat 39.452 penumpang atau berkontribusi 14,40 persen terhadap total penumpang domestik. Jumlah tersebut naik 35,86 persen dibandingkan Februari 2026.
Baca Juga: Penumpang Kapal di Kaltim Meledak, Pelabuhan Semayang Jadi yang Tersibuk
Selain dua bandara utama tersebut, peningkatan juga terjadi di beberapa bandara lain. Bandara Datah Dawai di Mahakam Ulu naik 41,15 persen, Bandara Maratua meningkat 18,28 persen, serta Bandara Melalan Kutai Barat tumbuh 1,47 persen.
Di sisi lain, Bandara Kalimarau Berau justru mengalami penurunan cukup tajam. Jumlah penumpang di bandara tersebut turun 48,29 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Mas’ud menyebut, hingga kini Sepinggan dan APT Pranoto masih menjadi jalur utama transportasi udara di Kaltim. Tak hanya penerbangan domestik, pergerakan penumpang internasional juga mengalami kenaikan.
Pada Maret 2026, jumlah penumpang luar negeri tercatat 5.819 orang atau naik 25,38 persen dibandingkan Februari 2026. Secara kumulatif, jumlah penumpang internasional selama Januari hingga Maret 2026 mencapai 16.189 orang. Angka tersebut tumbuh 16,50 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (riz)
Editor : Muhammad Rizki