KALTIMPOST.ID-Polemik derasnya arus informasi digital yang kerap memicu disinformasi, keberadaan media massa yang kredibel menjadi jangkar penting bagi jalannya pemerintahan.
Hal tersebut ditegaskan oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud saat menerima kunjungan resmi Pengurus Daerah Serikat Perusahaan Pers (Pengda SPS) Kaltim di Ruang Rapat Gubernur Kaltim, Senin (18/5) sore.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat pada pukul 17.00 Wita tersebut, Rudy menyoroti tajam fenomena menjamurnya informasi di media sosial yang sering kali mengabaikan akurasi demi mengejar viralitas.
Menurutnya, karakteristik media sosial saat ini cenderung memicu dampak destruktif (merusak) dibanding konstruktif (membangun).
“Media sosial saat ini lebih banyak menghasilkan informasi berbasis destruktif ketimbang konstruktif. Akibatnya, lebih banyak menebar mudaratnya ketimbang kebermanfaatannya bagi masyarakat,” tegas Rudy di hadapan pengurus SPS.
Baca Juga: Disdikbud Kutai Barat Evaluasi Dapodik Delapan Kecamatan untuk Perkuat Akurasi Data Pendidikan
Maka, orang nomor satu di Benua Etam itu meminta insan pers di bawah naungan SPS untuk berdiri di garda terdepan sebagai ujung tombak kontrol sosial.
Ia mengingatkan agar media arus utama (mainstream) tetap teguh mengutamakan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) untuk melahirkan produk berita yang objektif, faktual, dan berintegritas.
Sementara itu, Ketua Pengda SPS Kaltim Ajid Kurniawan memaparkan, organisasi yang dipimpinnya kini terus beradaptasi dengan dinamika zaman.
Lahir sejak tahun 1946 dengan nama awal “Serikat Penerbit Surat Kabar”, SPS kini bertransformasi menjadi “Serikat Perusahaan Pers” demi merangkul ekosistem media modern.
“Era digital bergerak sangat cepat dan polanya sulit dibaca. Pelaku industri pers harus tanggap. SPS Kaltim berkomitmen menjadi wadah inklusif yang merangkul media cetak maupun siber (digital) agar bisa saling menguatkan di tengah tantangan disrupsi,” tutur Ajid, yang saat itu didampingi Sekretaris Umum SPS Kaltim Sumarsono.
Baca Juga: Banjir Kiriman dari Mahulu Rendam Kecamatan Tering, Jalur Poros Kubar-Mahulu Mulai Tergenang
Silaturahmi strategis itu turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setprov Kaltim Syarifah Alawiyah, sebagai bentuk dukungan pemprov terhadap eksistensi pers yang sehat di daerah.
Sebelumnya, pengurus SPS Kaltim juga menemui Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kaltim Supardi di Samarinda Seberang.
Kepada Supardi, Ajid Kurniawan menyampaikan keberadaan organisasi SPS yang sudah 80 tahun eksis.
Ajid juga menginformasikan rencana perayaan Hari Ulang Tahun SPS akan digelar di Kaltim pada Oktober tahun ini dan akan dihadiri perwakilan dari seluruh media se-Indonesia. Tahun 2025 lalu, HUT SPS dilaksanakan di Aceh. (rd)
Editor : Romdani.