Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Gaji Plus Insentif Rp 30 Juta Menanti, Pemprov Kaltim Siap Tambah Anggaran untuk Dokter Spesialis di RS Daerah

Eko Pralistio • Rabu, 20 Mei 2026 | 15:18 WIB

 

Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin
Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Di tengah masih minimnya dokter spesialis di sejumlah rumah sakit di Kalimantan Timur, Pemprov Kaltim menggelontorkan insentif hingga Rp 30 juta per bulan untuk menarik tenaga medis bertugas di kabupaten dan kota. Program itu kini disebut sudah menempatkan 24 dokter spesialis di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil seperti Kabupaten Mahakam Ulu.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin mengatakan, insentif bagi dokter spesialis yang ditempatkan di kabupaten dan kota mendapat Rp 17 juta hingga Rp 30 juta per bulan.  Besaran insentif itu disesuaikan dengan lokasi penugasan, terutama untuk daerah yang masih kekurangan tenaga dokter spesialis.

"Kalau daerah seperti Mahulu, insentifnya Rp 30 juta per bulan. Kemarin ada yang salah mengutip jadi Rp3 juta, padahal Rp 30 juta per bulan,” kata Jaya, Rabu (20/5/2026). Jaya melanjutkan, saat ini terdapat 24 dokter spesialis yang bekerja sama dengan Pemprov Kaltim dan ditempatkan di sejumlah daerah.

Sebagian merupakan dokter yang sebelumnya telah bertugas di wilayah tersebut dan memilih melanjutkan masa pengabdian, sementara lainnya berasal dari luar daerah maupun perpindahan antarkabupaten dan kota di Kaltim. Menurut Jaya, pemerintah daerah terlebih dahulu mengajukan kebutuhan dokter spesialis melalui surat resmi.

Setelah itu, Dinkes Kaltim melakukan verifikasi sekaligus skema pembagian insentif antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Adapun sebaran dokter spesialis tersebut di antaranya di Kabupaten Kutai Timur, Berau, di Kutai Kartanegara, dan Mahakam Ulu, serta beberapa dokter yang ditempatkan di Samarinda.

Jaya menyebut program insentif ini akan terus dievaluasi, termasuk kemungkinan penambahan anggaran apabila kebutuhan dokter spesialis di rumah sakit daerah masih tinggi. "Nanti ini akan kita evaluasi kalau memang anggarannya kurang maka kita akan menyampaikan ke Pak Gubernur untuk diprioritaskan, karena ini untuk mengisi kekosongan di beberapa rumah sakit," pungkasnya. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#insentif dokter kaltim #Diskes Kaltim #Jaya Mualimin #dokter spesialis