Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kondisi Terbaru 9 WNI Relawan Gaza usai Ditangkap Israel di Pelabuhan Ashdod

Uways Alqadrie • Kamis, 21 Mei 2026 | 05:35 WIB
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Kementerian Luar Negeri RI memastikan sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan kemanusiaan yang ikut pelayaran Global Sumud Flotilla (GSF) kini berada di Pelabuhan Ashdod, Israel bagian selatan, usai ditangkap pasukan Israel di perairan internasional.

Kesembilan WNI tersebut tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang ikut dalam misi internasional membawa bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza, Palestina. Armada itu berupaya menembus blokade Israel untuk menyalurkan bantuan bagi warga sipil Gaza.

Baca Juga: Brigjen Teddy Hernayadi Jadi Pati TNI yang Dipenjara Seumur Hidup Kasus Korupsi Alutsista

Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan informasi terakhir yang diterima pemerintah menyebut seluruh relawan, termasuk sembilan WNI, telah dibawa ke Pelabuhan Ashdod oleh otoritas Israel.

“Informasi dari sekretariat GPCI, seluruh relawan dibawa ke Pelabuhan Ashdod, termasuk sembilan WNI,” ujar Yvonne, Rabu malam (20/5).

Sebelumnya, otoritas Israel menyebut sekitar 430 relawan internasional yang berada dalam armada flotilla sedang dipindahkan menuju wilayah Israel untuk proses lebih lanjut dan pendampingan konsuler.

Di sisi lain, organisasi hak asasi manusia Adalah mengecam tindakan Israel yang mencegat kapal bantuan tersebut di laut internasional. Mereka menilai penangkapan para relawan sipil merupakan bagian dari kebijakan tekanan dan blokade terhadap Gaza.

Situasi di pelabuhan juga memicu sorotan setelah beredar video yang memperlihatkan sejumlah relawan diperlakukan kasar. Dalam rekaman yang viral di media sosial, tampak beberapa relawan dijambak, didorong, hingga dipaksa berlutut dengan tangan terikat di belakang.

Video itu disebut direkam saat Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir mengunjungi Pelabuhan Ashdod. Dalam tayangan tersebut, Ben Gvir terlihat mengibarkan bendera Israel sambil tertawa di tengah pengamanan ketat aparat.

Baca Juga: Mutasi Besar TNI AL 18 Mei 2026: KSAL Laksamana M Ali Lantik Komandan STTAL hingga Asintel KSAL Berganti

Pencegatan armada Global Sumud Flotilla sendiri menuai kecaman internasional. Pasukan Israel diketahui menghentikan pelayaran kapal bantuan menuju Gaza dan menahan ratusan relawan dari berbagai negara, termasuk sembilan WNI yang ikut dalam misi kemanusiaan tersebut.

Editor : Uways Alqadrie
#Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) #9 relawan Indonesia ditangkap Israel #Presiden Prabowo #kemenlu ri #tentara israel