Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Identitas Penembak Gedung Putih yang Tewas Terungkap, Pelaku Sempat Ditangkap Tahun Lalu

Ari Arief • Minggu, 24 Mei 2026 | 10:36 WIB
TUTUP: Jalan di kawasan Gedung Putih langsung ditutup setelah kejadian rentetan tembakan.(rtr/dtc)
TUTUP: Jalan di kawasan Gedung Putih langsung ditutup setelah kejadian rentetan tembakan.(rtr/dtc)

 

KALTIMPOST.ID,WASHINGTON-Identitas pelaku penembakan di luar Gedung Putih, Amerika Serikat (AS), yang terjadi pada Sabtu (23/5) waktu setempat, akhirnya terungkap. Tersangka yang tewas ditembak petugas tersebut diidentifikasi sebagai Nasire Best, pemuda berusia 21 tahun.

Fakta terbaru mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama Best berurusan dengan keamanan kepresidenan AS. Berdasarkan laporan BBC yang melansir mitra media AS, CBS, Minggu (24/5), Best diketahui pernah ditangkap oleh Dinas Rahasia AS (Secret Service) pada Juli 2025 lalu karena mencoba menerobos masuk ke Gedung Putih. Pasca-insiden tahun lalu itu, ia sempat dikirim ke bangsal psikiatri karena masalah kesehatan mental.

Dalam insiden terbaru akhir pekan ini, Best tewas setelah melepaskan tembakan terlebih dahulu di area perimeter keamanan luar Gedung Putih sekitar pukul 18.00 waktu setempat.

Baca Juga: Geger Penembakan di Dekat Gedung Putih, Donald Trump Diselamatkan Agen Rahasia

Kepala Komunikasi Dinas Rahasia AS, Anthony Guglielmi, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat pelaku mendekati pembatas keamanan.

"Pria tersebut mengeluarkan senjata dari tasnya dan mulai menembak. Polisi Dinas Rahasia langsung membalas tembakan dan mengenai tersangka," ujar Guglielmi.

Best sempat dilarikan ke rumah sakit setempat sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Selain menewaskan pelaku, baku tembak tersebut juga melukai seorang warga sipil yang berada di sekitar lokasi. Beruntung, tidak ada petugas Dinas Rahasia yang cedera dalam peristiwa mencekam ini.

Presiden Trump Aman

Saat insiden penembakan berlangsung, Presiden AS, Donald Trump dilaporkan berada di dalam Gedung Putih. Kendati demikian, pihak otoritas memastikan sang presiden dalam kondisi aman dan tidak terpengaruh oleh situasi di luar.

Baca Juga: Benarkah Stres dan Emosi Terpendam Bisa Memicu Kanker? Ini Kata Ahli

Pasca-kejadian, situasi di pusat kota Washington sempat tegang. Polisi dan pasukan keamanan langsung mengepung lokasi dan menutup akses jalan. Pasukan Garda Nasional juga disiagakan untuk menghalangi warga serta jurnalis mendekati area steril.

Suasana mencekam sempat dirasakan oleh para pelancong di sekitar lokasi. "Kami mendengar sekitar 20 hingga 25 suara seperti kembang api, tetapi ternyata itu tembakan. Setelah itu, semua orang mulai berlari menyelamatkan diri," kata Reid Adrian, seorang turis asal Kanada kepada AFP.

Hingga saat ini, penyelidikan lebih lanjut mengenai motif nekat pemuda 21 tahun tersebut masih terus didalami oleh pihak kepolisian dan dinas rahasia setempat.(*)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#nasire best #gedung putih #penembakan