Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pangkas Jarak Rujukan Darurat 4 Jam, RSUD Kudungga Sangatta Resmi Operasikan Fasilitas Cath Lab"

Jufriadi • Minggu, 24 Mei 2026 | 20:37 WIB
Fasilitas laboratorium kateterisasi (cath lab) dengan teknologi Philips Azurion 7 C20 yang mulai resmi dioperasikan di RSUD Kudungga, Sangatta, Kutai Timur sejak Sabtu (23/5). (JUFRIADI/KP)
Fasilitas laboratorium kateterisasi (cath lab) dengan teknologi Philips Azurion 7 C20 yang mulai resmi dioperasikan di RSUD Kudungga, Sangatta, Kutai Timur sejak Sabtu (23/5). (JUFRIADI/KP)

SANGATTA - RSUD Kudungga, Kutai Timur (Kutim) mulai mengoperasikan fasilitas laboratorium kateterisasi atau cath lab untuk mendukung penanganan pasien jantung, strok, hingga gangguan pembuluh darah. Fasilitas tersebut resmi difungsikan usai peluncuran pada Sabtu (23/5).

Perangkat cath lab yang digunakan merupakan teknologi Philips Azurion 7 C20 dari Philips Indonesia. Alat itu dirancang untuk mendukung tindakan diagnosis sekaligus intervensi medis pada pembuluh darah yang mengalami penyumbatan atau kerusakan. Perwakilan Philips Indonesia, Azwar Arlis, mengatakan keberadaan cath lab di Sangatta menjadi penting karena selama ini pasien kasus jantung dan strok harus dirujuk ke rumah sakit di kota lain.

“Jika terjadi serangan jantung atau strok, hitungan detik sangat menentukan keselamatan pasien (golden period). Tanpa adanya fasilitas cath lab di Sangatta, pasien harus menempuh perjalanan darat hingga empat jam menuju rumah sakit terdekat di kota lain. Jarak tersebut terlalu berisiko bagi pasien dalam kondisi darurat,” ujarnya.

Baca Juga: Bupati Kutim Irit Bicara soal Sembilan Perusahaan Penerima PROPER Merah

Ia menjelaskan, cath lab berbeda dengan MRI maupun CT Scan yang umumnya hanya digunakan untuk pemeriksaan. Di ruang cath lab, dokter dapat langsung melakukan tindakan intervensi medis terhadap pasien. Menurut Azwar, perkembangan teknologi kedokteran saat ini juga mulai mengarah pada metode minimal invasif dibanding operasi terbuka karena dinilai lebih aman dan mempercepat pemulihan pasien.

Cath lab yang dipasang di RSUD Kudungga menggunakan sistem ceiling dengan detektor berukuran besar sehingga memungkinkan dokter melihat anatomi tubuh pasien dari berbagai sudut selama prosedur berlangsung. Selain itu, perangkat tersebut dilengkapi tabung sinar-X berkapasitas tinggi untuk mendukung tindakan medis dalam durasi panjang tanpa risiko gangguan akibat panas berlebih pada mesin.

“Rentang prosedurnya sangat luas. Mulai dari penanganan aneurisma atau sumbatan pembuluh darah di otak (strok), intervensi jantung, onkologi untuk kasus tumor dan kanker, penanganan pembuluh darah perifer (vascular), hingga manajemen nyeri (pain management),” kata Azwar.

Fasilitas itu juga didukung monitor beresolusi tinggi yang dapat terhubung dengan sejumlah perangkat medis lain seperti echocardiography, Optical Coherence Tomography (OCT), dan Intravascular Ultrasound (IVUS). Azwar menambahkan, kesiapan fasilitas cath lab kini tinggal menyesuaikan kebutuhan tenaga dokter spesialis yang akan menangani berbagai tindakan medis di rumah sakit tersebut.

“Fleksibilitas alat ini diproyeksikan mampu mendukung kerja kolaboratif lintas disiplin, mulai dari dokter spesialis jantung, spesialis saraf (neuro), spesialis bedah toraks kardiak dan vaskular (BTKV), hingga spesialis onkologi,” tutupnya. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#Cath Lab RSUD Kudungga #Fasilitas Jantung Sangatta #RSUD Kudungga Kutim #kutai timur