Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Jet Tempur AS Gempur Kapal IRGC di Selat Hormuz, Bandar Abbas Diguncang Ledakan Besar

Uways Alqadrie • Selasa, 26 Mei 2026 | 07:24 WIB
Selat Hormuz dalam peta dunia.(ist)
Selat Hormuz dalam peta dunia.(ist)

KALTIMPOST.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Jet tempur militer AS dilaporkan menyerang sejumlah kapal cepat milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di wilayah selatan Selat Hormuz, Senin (26/5).

Serangan itu terjadi di tengah upaya diplomasi kedua negara yang kembali berlangsung di Qatar. Namun, situasi justru berubah panas setelah ledakan besar mengguncang kawasan Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis yang menjadi markas penting Angkatan Laut Iran.

Baca Juga: Tak Kuat Jalani Vonis Seumur Hidup, Brigadir AKS Nekat Coba Kabur dari Lapas Palangka Raya

Media Iran melaporkan serangan terjadi di sekitar Pulau Larak, salah satu titik vital di jalur pelayaran Selat Hormuz. Kawasan tersebut sebelumnya disebut berada dalam pengawasan ketat menyusul meningkatnya tensi antara Teheran dan Washington.

Sedikitnya tiga personel pelaut Iran dikabarkan tewas dalam serangan tersebut. Tak lama setelah itu, suara ledakan dan rentetan tembakan terdengar di sekitar Bandar Abbas.

Jurnalis Al Jazeera Ali Hashem mengutip sumber pejabat Iran yang menyebut IRGC sempat menyerang sebuah kapal tak dikenal setelah jet tempur AS menggempur kapal-kapal Iran.

Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) membenarkan adanya operasi militer tersebut. Dalam keterangannya, AS menyebut serangan dilakukan sebagai langkah pertahanan diri untuk melindungi pasukan mereka di kawasan Teluk.

CENTCOM mengklaim target operasi mencakup situs rudal dan kapal Iran yang disebut sedang berupaya memasang ranjau di wilayah perairan strategis tersebut.

Situasi ini memicu kekhawatiran dunia internasional karena Selat Hormuz merupakan salah satu jalur distribusi minyak paling penting di dunia. Gangguan di kawasan itu berpotensi memicu lonjakan harga energi global dan memperbesar risiko konflik terbuka di Timur Tengah.

Baca Juga: Skuad Timnas Spanyol Piala Dunia 2026 Resmi Dirilis, Pemain Real Madrid Hilang Total

Di sisi lain, perundingan antara delegasi Iran dan AS di Qatar masih terus berlangsung. Namun, serangan terbaru tersebut diperkirakan bakal memperumit proses diplomasi yang selama ini berjalan alot.

Editor : Uways Alqadrie
#Perang Iran Amerika #Selat Hormuz Iran #IRGC Iran #donald trump #as #Israel