Viral dan Mirip "Donald Trump", Kerbau Albino 700 Kilogram Batal Disembelih untuk Iduladha

Ari Arief • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 18:03 WIB
BATAL DISEMBELIH: Kerbau pirang mirip "Donald Trump" batal disembelih untuk kurban Iduladha 1447 Hijriah.(afp)
BATAL DISEMBELIH: Kerbau pirang mirip "Donald Trump" batal disembelih untuk kurban Iduladha 1447 Hijriah.(afp)

KALTIMPOST.ID,JAKARTA–Seekor kerbau albino raksasa berbobot 700 kilogram di Bangladesh dipastikan selamat dari pisau jagal pada perayaan Iduladha, Kamis (28/5/2026). Hewan yang viral di media sosial karena dijuluki "Donald Trump" tersebut batal dikurbankan setelah pemerintah setempat turun tangan beberapa jam sebelum prosesi penyembelihan.

Alih-alih menjadi hidangan hari raya, kerbau berambut pirang kemerahan yang menjuntai mirip Presiden AS itu kini resmi dievakuasi untuk dirawat di Kebun Binatang Nasional Bangladesh.

Diselamatkan Pemerintah di Menit Akhir

Baca Juga: IKN Jadi Pasar Baru UMKM Kaltim, BI Balikpapan Mendorong Pelaku Usaha Gunakan QRIS dan Live Selling untuk Meningkatkan Penjualan

Dilansir dari France24, Kamis (28/5/2026), intervensi dari pemerintah ini bermula setelah kerbau tersebut menjadi sensasi daring dan menarik perhatian publik. Aparat kepolisian langsung bergerak cepat mengamankan hewan langka ini berdasarkan instruksi dari departemen peternakan setempat.

"Departemen peternakan meminta kami untuk mengambil kerbau itu dari pemiliknya karena merupakan hewan langka. Mereka mengatakan bahwa kerbau albino itu masih sangat muda, dan dapat dipelihara selama beberapa tahun," ujar Mohammad Ruhul Quddus, perwira polisi di Kantor Polisi Keraniganj, Dhaka.

Kurator Kebun Binatang Nasional Bangladesh, Atiqur Rahman, memastikan bahwa "Donald Trump" akan mendapatkan perawatan terbaik di rumah barunya.

Baca Juga: Konflik Memanas, Iran Balas Gempur Pangkalan Militer AS

"Kami telah menyediakan kandang khusus untuk kerbau albino ini dan menugaskan seorang pengasuh. Ia akan menjalani masa karantina selama dua minggu terlebih dahulu," jelas Rahman.

Jadi Magnet Swafoto Warga

Mantan pemilik kerbau, Zia Uddin Mridha (28), mengungkapkan bahwa nama "Trump" diberikan oleh saudaranya karena keunikan bulu pirangnya yang mencolok. Sebelum dijual untuk Iduladha, rumahnya selalu ramai dipadati warga dan anak-anak yang penasaran ingin melihat langsung.

Bahkan hingga dievakuasi, kerumunan warga masih berbondong-bondong datang demi bisa berswafoto dengan si kerbau.

Baca Juga: PNS Sakit Menahun Bisa Diberhentikan Hormat, Ternyata Tetap Dapat Hak Ini

Di Bangladesh sendiri, Iduladha tahun ini diperkirakan memotong lebih dari 12 juta hewan ternak seperti sapi, kambing, domba, dan kerbau. Namun, berkat keunikan genetika dan popularitasnya di internet, "Donald Trump" berhasil lolos dari statistik tersebut dan bersiap menjadi bintang baru di kebun binatang nasional.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
disembelih kerbau donald trump