Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Berebut Kursi Ketua Demokrat Kaltim, Kandidat Wajib Kantongi 20 Persen Dukungan DPC

Eko Pralistio • Jumat, 29 Mei 2026 | 18:23 WIB
Jajaran panitia pengarah (SC) dan panitia pelaksana (OC) saat memberikan keterangan pers mengenai tata cara pengisian formulir dan verifikasi faktual dukungan parpol jelang Musda VI Demokrat Kaltim di Samarinda. (FOTO/EKO PRALISTIO)
Jajaran panitia pengarah (SC) dan panitia pelaksana (OC) saat memberikan keterangan pers mengenai tata cara pengisian formulir dan verifikasi faktual dukungan parpol jelang Musda VI Demokrat Kaltim di Samarinda. (FOTO/EKO PRALISTIO)

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–DPD Partai Demokrat Kaltim resmi membuka pendaftaran bakal calon ketua untuk masa bakti lima tahun ke depan sebagai tahapan awal menuju pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI, Jumat (29/5/2026). Wakil Ketua Steering Committee (SC) Bakri Hadi dan Ketua Organizing Committee (OC) Tri Sukma Putra menjelaskan, pengambilan formulir dijadwalkan berlangsung hingga 5 Juni mendatang di Kantor DPD Demokrat Kaltim.

Setiap kandidat diwajibkan memenuhi syarat administratif ketat termasuk mengantongi dukungan minimal 20 persen atau sedikitnya dua dari 10 DPC kabupaten/kota guna mengisi kekosongan kursi definitif pasca-ditariknya Irwan Fecho ke jajaran pengurus pusat.

Tahapan ini menjadi pintu awal menuju Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI Demokrat Kaltim yang dijadwalkan digelar di Hotel Mercure Samarinda pada 12 Juni nanti.  Saat ini posisi ketua DPD masih dijabat Pelaksana Tugas (Plt) Bambang Soepriyadi setelah Irwan Fecho ditarik ke DPP untuk mengemban tugas sebagai Bendahara Umum Partai Demokrat.

“Ini agenda rutin lima tahunan. Semua DPD memang wajib melaksanakan Musda untuk memilih kepengurusan baru. Pendaftaran kami buka sekitar satu minggu ke depan,” kata Bakri kepada wartawan. Meski pendaftaran dibuka secara umum, Demokrat Kaltim tampaknya masih memberi prioritas kepada kader internal. Sebab, tantangan politik yang dihadapi partai ke depan dinilai tidak ringan. 

Terutama setelah perolehan kursi Demokrat di tingkat provinsi mengalami penurunan pada pemilu legislatif terakhir. Bakri menyebut, memimpin Demokrat di Kaltim bukan pekerjaan sederhana. Selain harus menjaga soliditas 10 DPC kabupaten/kota, calon ketua juga dituntut punya kemampuan logistik dan energi besar untuk menjangkau wilayah-wilayah dengan medan berat seperti Berau, Kutai Barat, hingga Mahakam Ulu.

“Ketua nanti harus benar-benar siap kerja. Wilayah Kaltim luas dan tantangannya berbeda-beda. Kami ingin Musda ini melahirkan figur yang bisa mengangkat kembali suara partai sekaligus merangkul semua DPC,” ujarnya. Sementara itu, Ketua OC Musda Demokrat Kaltim, Tri Sukma Putra, mengatakan pengambilan formulir pendaftaran dimulai sejak 29 Mei hingga 5 Juni mendatang. Hingga hari pertama pembukaan, panitia baru menerima satu konfirmasi kandidat yang siap maju.

Tri menambahkan, setiap bakal calon wajib memenuhi syarat administratif dan dukungan politik internal partai. Selain harus memiliki KTA Demokrat dan memenuhi syarat kesehatan, kandidat juga wajib mengantongi dukungan minimal 20 persen dari total DPC. Dengan jumlah 10 DPC di Kaltim, maka setiap calon setidaknya harus mengantongi dukungan dari dua DPC untuk bisa maju dalam kontestasi Musda. “Ketentuannya memang begitu sesuai AD/ART partai,” pungkas Tri. (adv/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#bakri hadi #demokrat kaltim #irwan fecho