Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Atasi Krisis Listrik 72 Desa Pedalaman, Ketua DPRD Kaltim Kawal Megaproyek PLTA Batoq Kelo

Bayu Rolles • Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:41 WIB
Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas
Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud. (BAYU/KP)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA -Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud optimistis bahwa megaproyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batoq Kelo di Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu senilai Rp13 triliun, menjadi solusi konkret untuk menuntaskan krisis energi yang selama ini membelit 72 desa terpencil, di kawasan hulu Sungai Mahakam. 

Pria yang akrab disapa Hamas tersebut menjelaskan, sistem interkoneksi pembangkit ramah lingkungan bebas emisi karbon ini telah ditekankan oleh PT PLN (Persero) untuk memprioritaskan wilayah pedalaman. Sebelum nantinya didistribusikan lebih luas guna menopang pasokan listrik hingga ke Kalimantan Utara dan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kalau nanti PLTA ini sudah beroperasi, kebutuhan listrik masyarakat di sana pasti bisa terpenuhi,” ujarnya beberapa waktu lalu. Komitmen penyediaan listrik desa, lanjut dia, juga telah ditegaskan jajaran direksi PT PLN (Persero). Sistem interkoneksi dari PLTA Batoq Kelo disebut akan memprioritaskan desa-desa yang selama ini belum menikmati akses listrik.

Tak hanya soal kebutuhan energi, proyek ini juga dipandang menjadi bagian penting dari agenda transisi energi di Tanah Etam. Berbeda dengan pembangkit berbahan bakar fosil, PLTA memanfaatkan tenaga air sebagai sumber energi utama sehingga lebih ramah lingkungan dan minim emisi karbon.

Daya listrik dari megaproyek tersebut nantinya diproyeksikan tidak hanya menopang kebutuhan di Mahakam Ulu dan Kutai Barat, tetapi juga terhubung hingga Kalimantan Utara dan kawasan Ibu Kota Nusantara.

“Ini sangat bagus karena menggunakan tenaga alam, jadi tidak menghasilkan emisi. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak pembangkit listrik berbasis energi alam maupun tenaga surya,” kata Hamas singkat. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#Hasanuddin Mas’ud #PLTA Batoq Kelo #mahakam ulu (mahulu) #dprd kaltim