KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Di tengah dinamika arah kontestasi politik daerah pasca pemisahan pemilu antara nasional dan daerah, DPD Gerindra Samarinda mulai merapikan barisan. Konsolidasi internal digelar pekan lalu dengan salah satu kesepakatan internal yang mendorong satu nama untuk siap menghadapi Pilkada Samarinda 2029.
"Hasil konsolidasi internal, Helmi Abdullah didorong untuk maju dalam pencalonan wali kota Samarinda pada Pilkada mendatang," ujar Sekretaris DPD Gerindra Samarinda, Mujianto beberapa waktu lalu. Nama Helmi bukan sosok baru di tubuh Gerindra Samarinda. Dia merupakan kader senior yang sudah lama berkiprah di bawah panji partai berlambang kepala burung garuda tersebut. Saat ini, Helmi juga menjabat sebagai Ketua DPRD Samarinda.
Posisi yang disebut Mujianto, jadi modal politik dan pengalaman penting dalam mengelola dinamika pemerintahan daerah. Meski dukungan di tingkat kota telah mengerucut ke satu nama. Perjalanan politik menuju Pilkada 2029 masih panjang. Gerindra Samarinda kini bersiap mengawal hasil konsolidasi tersebut agar mendapatkan restu dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Di sisi lain, partai juga masih menunggu kepastian terkait mekanisme pemilihan kepala daerah pada masa mendatang. Wacana perubahan sistem, termasuk kemungkinan kepala daerah dipilih melalui DPRD, masih menjadi bagian dari dinamika politik nasional yang terus berkembang.
"Saat ini masih tentatif. Apakah kepala daerah nantinya dipilih melalui DPRD atau tetap dipilih langsung oleh masyarakat. Gerindra Samarinda menunggu petunjuk dan arahan dari DPP serta ketua umum partai," kata Mujianto mengakhiri. (riz)
Editor : Muhammad Rizki