Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Baru Diserang Israel, Iran Langsung Membalas! ledakan Lagi, Harga Minyak Naik Tajam

Uways Alqadrie • Senin, 8 Juni 2026 | 13:54 WIB
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

KALTIMPOST.ID, TEHERAN – Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas. Hanya beberapa jam setelah Israel mengumumkan operasi militernya di wilayah Iran, Teheran langsung merespons dengan meluncurkan serangan rudal ke arah Israel, Senin (8/6).

Militer Israel mengonfirmasi adanya peluncuran rudal dari Iran dan segera mengaktifkan sistem pertahanan udara untuk mengantisipasi serangan tersebut. Sirene peringatan terdengar di sejumlah kota, sementara warga diminta segera berlindung di bunker dan lokasi aman.

Sejumlah ledakan dilaporkan terdengar di wilayah Yerusalem dan sekitarnya. Beberapa rudal disebut berhasil dicegat sebelum mencapai sasaran, meski situasi di berbagai wilayah masih berada dalam status siaga tinggi.

Baca Juga: Iran Kembali Gempur Israel: Trump Peringatkan Ancaman Perang Besar Timur Tengah

Eskalasi terbaru ini dipicu oleh serangan yang sebelumnya dilakukan Israel terhadap sejumlah target militer di Iran bagian barat dan tengah. Pemerintah Israel menyatakan operasi tersebut ditujukan untuk menghantam fasilitas yang dianggap mengancam keamanan negaranya.

Di sisi lain, Iran menuding Israel telah melakukan agresi terbuka. Garda Revolusi Iran menyebut serangan Israel menggunakan rudal balistik yang diluncurkan dari udara.

Sebagai balasan, Teheran mengklaim menargetkan sejumlah fasilitas militer Israel, termasuk pangkalan udara Ramat David yang berada di dekat Nazareth.

Namun, pihak Israel menegaskan sebagian besar rudal yang ditembakkan Iran berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara sebelum mencapai target.

Memanasnya konflik kedua negara juga langsung mengguncang pasar energi global. Harga minyak mentah melonjak lebih dari tiga persen pada perdagangan awal pekan.

Minyak Brent bahkan kembali menembus level 96 dolar AS per barel akibat kekhawatiran pasokan energi dunia terganggu jika konflik terus meluas.

Baca Juga: Inspektur Tambang Kaltim Tak Dilibatkan Investigasi Kejadian Fatal di KPC, Ini Alasannya  

Di tengah situasi yang semakin tegang, Presiden Amerika Serikat Donald Trump berupaya menjaga jalur diplomasi antara Washington dan Teheran tetap terbuka.

Trump dikabarkan telah meminta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menahan diri agar konflik tidak berkembang menjadi perang yang lebih besar.

Editor : Uways Alqadrie
#perang iran amerika israel #rudal iran ke israel #Israel #iran #donald trump