KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur nasional. Salah satu fokus utama yang akan digenjot adalah pembangunan jaringan jalan tol di berbagai wilayah Indonesia.
Sebanyak 50 proyek jalan tol tercantum dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi prioritas pemerintah. Program tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025.
Baca Juga: Buron 16 Bulan, Pelaku Perkosa dan Bunuh Tante di Jeneponto Akhirnya Ditangkap Polisi
Pembangunan jalan tol tersebut mencakup berbagai wilayah mulai dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Bali. Pemerintah menilai keberadaan jalan tol penting untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Di Kalimantan Timur, ruas Tol Balikpapan-Samarinda turut masuk dalam daftar proyek strategis. Keberadaan jalan bebas hambatan ini dinilai memiliki peran penting dalam mendukung akses menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) serta memperlancar distribusi logistik di kawasan penyangga.
Selain membangun ruas baru, pemerintah juga akan mengalokasikan anggaran untuk peningkatan kapasitas dan pemeliharaan jalan yang sudah beroperasi. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang di jalur-jalur utama nasional.
Sementara itu, pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra masih menjadi salah satu proyek terbesar yang mendapat perhatian pemerintah. Hingga kini, sejumlah ruas masih dalam tahap penyelesaian untuk mewujudkan konektivitas penuh dari Lampung hingga Aceh.
Berdasarkan data pemerintah, proyek jalan tol yang masuk daftar PSN meliputi sejumlah ruas utama seperti Serang-Panimbang, Sigli-Banda Aceh, Binjai-Langsa, Pekanbaru-Dumai, Semarang-Demak, Solo-Yogyakarta-Kulon Progo, Yogyakarta-Bawen, Probolinggo-Banyuwangi, hingga Gilimanuk-Mengwi di Bali.
Baca Juga: Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS, FIFA Belum Bersuara
Berikut daftar 50 proyek jalan tol dan akses strategis yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) era Presiden Prabowo Subianto:
Tol Serang–Panimbang
Tol Pandaan–Malang
Tol Manado–Bitung
Tol Balikpapan–Samarinda
Tol Medan–Binjai
Tol Pekanbaru–Kandis–Dumai
Tol Kisaran–Tebing Tinggi
Tol Sigli–Banda Aceh
Tol Binjai–Langsa
Tol Bukittinggi–Padang Panjang–Lubuk Alung–Padang
Tol Pekanbaru–Bangkinang–Payakumbuh–Bukittinggi
Tol Tebing Tinggi–Pematang Siantar–Parapat–Tarutung–Sibolga
Tol Betung (Sp. Sekayu)–Tempino–Jambi
Tol Jambi–Rengat
Tol Rengat–Pekanbaru
Tol Simpang Indralaya–Muara Enim
Tol Lubuk Linggau–Curup–Bengkulu
Tol Kayu Agung–Palembang–Betung
Baca Juga: Baru Menjabat Kepala BGN, Nanik Mulai Evaluasi Besar-besaran MBG
Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu)
Tol Ciawi–Sukabumi–Ciranjang–Padalarang
Tol Cengkareng–Batu Ceper–Kunciran
Tol Serpong–Cinere
Tol Cinere–Jagorawi
Tol Cimanggis–Cibitung
Tol Cibitung–Cilincing
Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu (Becakayu)
Tol Serpong–Balaraja
Tol Semanan–Sunter
Tol Sunter–Pulo Gebang
Tol Duri Pulo–Kampung Melayu
Tol Kemayoran–Kampung Melayu
Tol Ulujami–Tanah Abang
Tol Pasar Minggu–Casablanca
Tol Pasuruan–Probolinggo
Tol Probolinggo–Banyuwangi
Tol Krian–Legundi–Bunder–Manyar
Tol Jakarta–Cikampek II Selatan
Tol Semarang–Demak
Tol Yogyakarta–Bawen
Fly Over akses Terminal Teluk Lamong
Tol Ngawi–Kertosono–Kediri
Tol Depok–Antasari (termasuk Bojonggede–Salabenda)
Tol Solo–Yogyakarta–Kulon Progo
Tol Bogor Ring Road (termasuk Caringin–Salabenda)
Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap
Tol Akses Pelabuhan Patimban
Tol Gilimanuk–Negara–Pekutatan–Soka–Mengwi
Editor : Uways Alqadrie