Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Teknologi Satelit hingga Forklift Listrik Warnai Transformasi Industri di IEE Series Balikpapan 2026

Ulil Mu'Awanah • Rabu, 10 Juni 2026 | 17:30 WIB
Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia Hanung Hanindito.
Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia Hanung Hanindito.

KALTIMPOST.ID-Transformasi industri menuju teknologi yang lebih modern dan berkelanjutan mulai terlihat dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IE) Series Balikpapan 2026.

Meski sektor pertambangan, migas, dan konstruksi masih mendominasi, berbagai inovasi berbasis digital dan ramah lingkungan turut menjadi daya tarik utama pameran ungkap Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia Hanung Hanindito.

Dalam kehadirannya di Balikpapan, Hanung mengatakan pameran kali ini menghadirkan beragam solusi teknologi yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung agenda keberlanjutan industri.

“Memang ada sejumlah produk digital terbaru yang diperkenalkan, termasuk teknologi komunikasi berbasis satelit yang tadi juga diperlihatkan kepada kepala Dinas ESDM,” sebutnya.

Baca Juga: Balikpapan Dipilih Jadi Tuan Rumah Perdana IEE Series di Luar Jakarta, Didukung Sektor Energi dan IKN

Selain teknologi digital, sejumlah perusahaan juga memperkenalkan produk yang lebih ramah lingkungan seperti genset listrik dan forklift listrik.

Menurut Hanung, tren tersebut menunjukkan perubahan arah industri yang mulai mengadopsi teknologi rendah emisi tanpa mengabaikan produktivitas.

“Kami berupaya menghadirkan berbagai solusi industri yang lebih sustainable atau berkelanjutan,” katanya.

Meski demikian, produk yang paling banyak ditampilkan dalam pameran bukanlah alat berat berukuran besar, melainkan perlengkapan pendukung operasional.

“Yang paling banyak saat ini adalah tools dan safety equipment, termasuk berbagai peralatan pendukung operasional industri,” sebut Hanung.

Dominasi produk maintenance dan keselamatan kerja menunjukkan bahwa perusahaan tetap memprioritaskan efisiensi dan keberlangsungan operasional di tengah perlambatan pasar.

Baca Juga: Balikpapan Jadi Tuan Rumah IEE Series 2026, Bakal Hadirkan Pameran Internasional Tambang, Migas, dan Konstruksi di BSCC Dome

Hanung menjelaskan bahwa walaupun kondisi industri tidak sebaik beberapa tahun lalu, kebutuhan perawatan dan pemeliharaan fasilitas tetap harus berjalan.

“Meski kondisi industri sedang tidak terlalu baik, kebutuhan maintenance tetap harus dilakukan,” katanya.

Kehadiran teknologi digital, komunikasi satelit, hingga perangkat pendukung industri modern menjadi gambaran bahwa sektor energi dan pertambangan Indonesia terus bergerak mengikuti perkembangan global.

Pameran itu sekaligus menjadi ajang transfer teknologi dari perusahaan nasional maupun internasional kepada pelaku usaha di Kaltim.

Dengan semakin banyaknya solusi industri yang ditampilkan, Balikpapan dinilai berpotensi menjadi salah satu pusat adopsi teknologi industri modern di kawasan timur Indonesia. (rd)

Editor : Romdani.
#Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud #penajam paser utara #ibu kota nusantara #Gubernur Kaltim Rudi Masud #Kutai Barat