Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Maut di Tangan Operator, Detik-Detik Turis Wanita Tewas Tragis Akibat Dilempar Tanpa Pengaman Bungee Jumping

Ari Arief • Senin, 15 Juni 2026 | 11:46 WIB
Ilustrasi bungee jumping.(getty images)
Ilustrasi bungee jumping.(getty images)

 

KALTIMPOST.ID,SAO PAULO–Sebuah tragedi memilukan menimpa seorang wisatawan perempuan berusia 21 tahun di Brasil. Korban bernama Maria Eduarda Rodrigues de Freitas tewas secara tragis setelah melakukan aksi ekstrem bungee jumping tanpa tali pengaman yang terikat pada tali utama.

Peristiwa mengerikan tersebut terjadi di Jembatan Skeleton, Sao Paulo, pada Sabtu (13/6) waktu setempat. Detik-detik insiden tersebut sempat terekam kamera dan videonya kini viral di berbagai platform media sosial.

Baca Juga: Demo Mahasiswa Jakarta Hari Ini, BEM Universitas Bung Karno Turun ke Istana Bawa 6 Tuntutan

Dalam rekaman yang beredar, korban terlihat tidak melompat atas kehendak sendiri. Tubuhnya diangkat lalu dilemparkan oleh staf operator dari atas jembatan setinggi 40 meter. Sialnya, saat dilempar, korban baru mengenakan harness (alat pelindung diri) yang ternyata belum dikaitkan ke tali utama bungee jumping. Akibatnya, korban langsung terjun bebas tanpa penahan.

"Peralatan pengaman tidak terpasang dengan benar pada saat lompatan. Korban tidak selamat dari jatuh," bunyi pernyataan resmi pihak kepolisian setempat yang dilansir dari AFP, Senin (15/6).

Baca Juga: AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Merosot Lebih dari 4 Persen

Pihak berwenang bergerak cepat menangani kasus ini. Kepolisian Sao Paulo dilaporkan telah menahan tiga orang staf operator yang bertugas saat kejadian. Ketiganya menghadapi tuduhan pembunuhan dengan unsur dolus eventualis—sebuah kondisi hukum di mana pelaku dianggap menyadari risiko fatalitas atau kematian dari tindakan mereka, namun tetap memilih untuk melakukannya.

"Investigasi sedang berlangsung untuk menentukan keadaan dan menetapkan tanggung jawab hukum para pelaku," tambah pihak kepolisian.

Baca Juga: Ditekan Isu Politik dan Konflik, Kapten Timnas Iran Sebut Piala Dunia Kali Ini Kurang Menggembirakan

Ironisnya, sesaat sebelum kecelakaan maut itu terjadi, Maria Eduarda sempat mengunggah foto keindahan lokasi jembatan tersebut di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan terakhirnya, ia menuliskan keterangan yang kini terasa pilu: "Siapa orang gila yang membiarkan saya melompat dari jembatan???". Namun, unggahan penuh canda itu justru menjadi salam perpisahan terakhir sebelum ia meregang nyawa akibat kelalaian fatal pihak operator.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#brasil #kepolisian #wisatawan