KALTIMPOST.ID - Empat negara besar Eropa, yakni Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia, menyatakan kesiapan mereka untuk mencabut sanksi ekonomi terhadap Iran setelah muncul kabar tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Langkah tersebut menjadi sinyal positif bagi hubungan internasional dan berpotensi membuka kembali peluang kerja sama ekonomi dengan Teheran.
Pernyataan itu disampaikan para pemimpin negara-negara Eropa yang tergabung dalam kelompok E4 setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Washington dan Teheran telah mencapai kesepakatan damai pada Minggu (14/6) waktu setempat. Salah satu poin penting dalam kesepakatan tersebut adalah komitmen Iran untuk tidak memperkaya uranium hingga tingkat yang dapat digunakan sebagai senjata nuklir.
Negara Eropa Dukung Upaya Pencegahan Senjata Nuklir Iran
Dalam pernyataan bersama yang dikutip Reuters, para pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan berbagai pihak guna memastikan tujuan tersebut tercapai.
"Iran tidak boleh memperoleh senjata nuklir. Kami siap bekerja sama dengan AS, Iran, dan IAEA untuk mencapai tujuan ini," dilansir dari CNNIndonesia, Selasa (16/6).
Dukungan tersebut menunjukkan bahwa negara-negara Eropa melihat peluang baru untuk menyelesaikan ketegangan yang selama ini terjadi terkait program nuklir Iran. Jika proses berjalan sesuai kesepakatan, pencabutan sanksi ekonomi dapat menjadi salah satu langkah penting dalam memperbaiki hubungan antara Iran dan negara-negara Barat.
Meski demikian, rincian lengkap mengenai kesepakatan damai yang diumumkan oleh AS masih belum dipublikasikan secara resmi. Pemerintah Iran juga belum memberikan pernyataan resmi terkait isi maupun implementasi kesepakatan tersebut.
Trump Umumkan Pembukaan Selat Hormuz
Presiden Donald Trump sebelumnya mengumumkan bahwa kesepakatan dengan Iran telah rampung. Melalui unggahan di media sosial Truth Social, Trump menyampaikan optimisme terhadap hasil perundingan tersebut.
"Kesepakatan dengan Republik Islam Iran saat ini telah lengkap. Selamat untuk semuanya!" tulis Trump di akun Truth Social.
Selain mengumumkan kesepakatan damai, Trump juga menyatakan bahwa dirinya telah memerintahkan pencabutan blokade yang dilakukan kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat. Keputusan tersebut disebut akan berdampak pada kelancaran arus pelayaran dan distribusi minyak dunia melalui Selat Hormuz.
"Kapal-kapal dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak mengalir (lewat Selat Hormuz)," ujar Trump.
"Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol dan, secara bersamaan, mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat," tulis Trump.
Pernyataan tersebut menjadi perhatian dunia karena Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran energi terpenting di dunia. Kelancaran distribusi minyak melalui kawasan itu dinilai dapat membantu menjaga stabilitas pasokan energi global.
Hingga kini, dunia internasional masih menunggu penjelasan lebih rinci mengenai isi kesepakatan damai antara AS dan Iran serta tanggapan resmi dari pemerintah Iran terkait pengumuman yang disampaikan Presiden Trump.***
Editor : Dwi Puspitarini