Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Tanoto Foundation Dorong Orangtua Jadikan Aktivitas Harian sebagai Ruang Belajar Anak

Romdani. • Kamis, 18 Juni 2026 | 07:30 WIB
Parenting Class yang digelar Tanoto Foundation bersama TK Teratai Loa Kulu di Desa Ponoragan, Kukar, Senin (15/6).
Parenting Class yang digelar Tanoto Foundation bersama TK Teratai Loa Kulu di Desa Ponoragan, Kukar, Senin (15/6).

KALTIMPOST.ID-Proses belajar anak tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Aktivitas sederhana yang dilakukan setiap hari di rumah juga dapat menjadi sarana efektif untuk mengembangkan kemampuan dasar anak sejak usia dini.

Pemahaman tersebut menjadi fokus dalam kegiatan Parenting Class bertema Menjadikan Kegiatan Sehari-hari sebagai Pembelajaran yang diselenggarakan Tanoto Foundation bersama TK Teratai Loa Kulu di Desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (15/6).

Kegiatan itu bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua tentang pentingnya menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, bermakna, dan sesuai dengan tahapan perkembangan anak.

Melalui pendekatan tersebut, keluarga diharapkan dapat menjadi lingkungan belajar pertama yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kepala TK Teratai Loa Kulu Hesti Wijayanti mengatakan, keterlibatan orangtua memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak usia dini. Karena itu, kegiatan parenting menjadi salah satu upaya memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga.

Baca Juga: Diklat SPPI Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih Dibuka, Kodam VI/Mulawarman Siapkan SDM Penggerak Ekonomi Masyarakat

“Kami berharap para orangtua bisa memahami materi yang disampaikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga anak memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna,” ujarnya.

Materi disampaikan oleh Duta OTSAB (Orang Tua Sahabat Anak Belajar) TK Teratai Loa Kulu, yakni Luluk Anggraini, Paramita Yusuf, dan Rindi Antika. Melalui metode ceramah, diskusi kelompok, dan praktik langsung, peserta diajak melihat berbagai aktivitas rumah tangga sebagai media pembelajaran yang dekat dengan kehidupan anak.

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa kegiatan sederhana seperti memasak, membersihkan rumah, merapikan barang, hingga berbelanja dapat dimanfaatkan untuk melatih kemampuan berhitung, memperkaya kosakata, meningkatkan keterampilan komunikasi, mengembangkan motorik, serta membangun kemampuan anak dalam mengambil keputusan.

Para peserta juga dibagi ke dalam beberapa kelompok diskusi. Kelompok pertama membahas aktivitas harian yang dapat mendukung pengenalan konsep matematika dasar dan kemampuan berhitung.

Sementara kelompok lainnya mengidentifikasi kegiatan yang dapat memperkuat kemampuan bahasa, komunikasi, dan interaksi sosial anak.

Suasana diskusi berlangsung interaktif. Orangtua tidak hanya menerima materi, tetapi juga berbagi pengalaman mengenai kebiasaan belajar yang telah diterapkan bersama anak di rumah. Hasil diskusi kemudian dipresentasikan dan mendapatkan tanggapan serta apresiasi dari para fasilitator.

Melalui kegiatan tersebut, orangtua diajak memahami bahwa pembelajaran tidak selalu membutuhkan media atau fasilitas khusus.

Baca Juga: Warga Intu Lingau dan Lakan Bilem Desak Pemerintah Pusat Evaluasi Izin HGU dan Kawasan Kehutanan di Kubar

Rutinitas sehari-hari yang dilakukan bersama anak dapat menjadi sarana belajar yang efektif apabila didampingi dengan komunikasi yang positif dan pendekatan yang tepat.

Sebagai tindak lanjut, peserta diberikan tugas praktik untuk memilih satu aktivitas harian di rumah yang dapat dijadikan momen belajar bersama anak.

Pengalaman tersebut akan dibagikan pada pertemuan berikutnya sebagai bagian dari proses refleksi dan pembelajaran bersama.

Program Parenting Class itu juga dilaksanakan di sejumlah satuan pendidikan mitra Tanoto Foundation lainnya, yakni TK Negeri Pembina Tenggarong, TK Negeri Pembina Tenggarong Seberang, KB Seroja Loa Kulu, serta KB Nusantara Gold SKB Tenggarong Seberang.

Melalui kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan Tanoto Foundation, diharapkan semakin banyak keluarga yang menyadari bahwa setiap interaksi bersama anak memiliki nilai pembelajaran.

Dengan dukungan lingkungan keluarga yang positif, anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, mandiri, dan siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya. (rd)

Editor : Romdani.
#gubernur kaltim rudy mas'ud #penajam paser utara #ibu kota nusantara #ruang belajar #Kutai Barat