KALTIMPOST.ID,JAKARTA–Jagat media sosial dihebohkan oleh unggahan dokter sekaligus aktivis media sosial, Tifauzia Tyassuma—atau yang akrab disapa Dokter Tifa. Melalui akun Facebook pribadinya pada Jumat (19/6) pagi sekitar pukul 08.06 WIB, ia mengklaim telah ditangkap oleh pihak Kepolisian Daerah (Polda).
"Tepat saat saya menghadapi Ujian S3. Hari ini Jumat 19 Juni 2026, saya ditangkap. POLDA," tulis Tifa dalam unggahan yang menyertakan sebuah foto dirinya tengah duduk di depan laptop sembari dikawal oleh tiga petugas wanita berseragam rompi kepolisian, sebagaimana terlihat dalam file unggahan dokter tersebut saat dikunjungi media ini, sekira pukul 09.08 Wita, Jumat (19/6).
Dalam narasi tertulisnya, Tifa menyebutkan bahwa dirinya sempat meminta izin kepada petugas untuk tetap melaksanakan ujian doktoralnya yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 08.00 WIB. Pihak kepolisian pun memberikan izin, namun dengan pengawalan yang sangat ketat. Di akhir unggahannya, ia meminta dukungan moral dan doa dari masyarakat.
Sontak, unggahan tersebut langsung memantik reaksi netizen. Hingga berita ini diturunkan, status tersebut telah menuai lebih dari 400 komentar dan dibagikan ulang sebanyak 50 kali oleh pengguna media sosial.
Jejak Persoalan dan Kritik terhadap Jokowi
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan rilis resmi terkait detail kasus ataupun Polda wilayah mana yang melakukan penangkapan terhadap Dokter Tifa. Namun, selama ini publik mengenal Tifa sebagai salah satu sosok yang sangat vokal di media sosial, terutama dalam melayangkan kritik tajam terhadap mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta keluarganya.
Rekam jejak kontroversi Dokter Tifa yang paling menyita perhatian publik adalah tudingan berulang yang ia suarakan mengenai keaslian ijazah sarjana milik Joko Widodo dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Melalui analisis visual foto-foto lawas yang kerap ia unggah, Tifa berulang kali mengeklaim adanya ketidakcocokan anatomi wajah antara Jokowi muda dan Jokowi saat menjabat, yang kemudian memicu perdebatan panjang mengenai keabsahan dokumen akademik sang mantan presiden.
Tak hanya persoalan ijazah, Tifa juga aktif mengkritisi berbagai kebijakan pemerintahan era Jokowi, mulai dari penanganan pandemi Covid-19, proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), hingga isu dinasti politik yang menyeret anak-anak Jokowi menjelang transisi kepemimpinan nasional.
Kaltim Post masih berupaya menghubungi pihak kepolisian dan kuasa hukum Tifauzia Tyassuma untuk mendapatkan konfirmasi lebih lanjut mengenai legalitas penangkapan, status hukum terbaru, serta duduk perkara pidana yang menjeratnya.(*)
Editor : Thomas Priyandoko