Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Lebih Horor dari Iran, Media Israel Ungkap Negara Ini Jadi Ancaman Terbesar Baru!

Dwi Puspitarini • Kamis, 25 Juni 2026 | 05:29 WIB
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Bukan Iran, Negara Ini yang Bikin Israel Mulai Siaga

KALTIMPOST.ID - Media Israel, Maariv, baru-baru ini melansir analisis mengejutkan yang menyebut Turki kini menjadi ancaman keamanan yang lebih berbahaya bagi Israel ketimbang Iran, yang selama ini dicap sebagai musuh terbesar Tel Aviv.

Jawaban utama mengapa Turki dianggap jauh lebih berbahaya adalah karena statusnya sebagai pemilik kekuatan militer terbesar kedua di NATO, tingkat kemandirian industri pertahanan domestiknya yang sudah mencapai 80 persen, serta posisi strategis Angkatan Lautnya yang diperkuat armada kapal selam canggih.

Hubungan kedua negara sendiri berada di titik nadir setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan mengecam keras agresi militer Israel di Jalur Gaza dan memutus hubungan dagang serta diplomatik demi membela Palestina.

Mengapa Industri Militer dan Angkatan Laut Turki Begitu Ditakuti Israel?

Analis media Israel menyoroti bahwa Ankara telah mencapai lompatan teknologi yang luar biasa dalam memproduksi persenjataan domestik, termasuk membangun sistem pertahanan udara berlapis secara mandiri. Menurut laporan Maariv, ancaman paling nyata bagi Israel dalam konfrontasi langsung justru datang dari Angkatan Laut Turki, terutama armada kapal selam mereka yang beroperasi di wilayah perairan strategis. Ketegangan ini semakin diperparah oleh pernyataan tegas Presiden Erdogan yang berkomitmen memperkuat militer Turki agar dapat bergerak membantu masyarakat Palestina karena ketidakberdayaan komunitas internasional.

Berdasarkan data lembaga militer Global Fire Power, kekuatan militer Turki berada di peringkat ke-9 dunia, sementara Israel berada di bawahnya yaitu di peringkat ke-15. Kekuatan tempur Turki yang menjadi perhatian serius para pembuat kebijakan di Israel mencakup daftar aset penting berikut:

·       Personel Militer: Memiliki total lebih dari 1 juta personel (401.500 Angkatan Darat, 100.000 Angkatan Laut, 52.580 Angkatan Udara, 380.000 pasukan cadangan, dan 150.000 paramiliter).

·       Kekuatan Udara: Didukung oleh 1.101 unit pesawat, yang mencakup 201 pesawat tempur, 84 pesawat angkut, 301 pesawat latihan, 27 pesawat misi khusus, 7 kapal tanker udara, 509 helikopter, dan 111 helikopter serang.

·       Kekuatan Darat: Dilengkapi dengan 98.193 kendaraan tempur, 2.284 tank, 1.045 artileri otomatis, 635 artileri tarik, dan 237 sistem peluncur roket berganda (MRLS).

·       Kekuatan Laut: Memiliki total aset 192 kapal perang, termasuk 14 kapal selam, 1 kapal pengangkut helikopter, 4 kapal frigat, 9 kapal korvet, 11 kapal ranjau, serta 40 kapal patroli.

Kombinasi antara jumlah personel yang masif, kemandirian teknologi, dan keanggotaan di NATO membuat para pembuat kebijakan Israel kini memandang Turki sebagai tantangan jangka panjang yang jauh lebih besar dan nyata dibandingkan dengan ancaman tradisional dari Iran.***

Editor : Dwi Puspitarini
#nato #palestina #Israel #turki #iran