KALTIMPOST.ID-DPRD Mahakam Ulu (Mahulu) terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah hulu sebagai upaya membuka keterisolasian dan memperlancar mobilitas masyarakat.
Salah satu prioritas yang diperjuangkan adalah peningkatan ruas jalan Long Bagun–Long Pahangai hingga Long Apari yang selama ini masih menjadi keluhan warga.
Ketua DPRD Mahulu Devung Paran mengatakan kondisi jalan di kawasan Ulu Mahakam masih jauh dari harapan.
Kerusakan pada sejumlah titik membuat akses transportasi darat belum dapat berfungsi secara optimal, terutama saat cuaca kurang bersahabat.
Menurutnya, persoalan tersebut bukan hanya berdampak pada mobilitas masyarakat, tetapi juga memengaruhi distribusi barang, pelayanan publik, hingga aktivitas perekonomian di wilayah perbatasan Mahulu.
“Saya sendiri sudah merasakan langsung karena menggunakan akses jalan darat setiap melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Long Pahangai maupun Long Apari. Kondisi ruas jalan ini memang masih sangat memprihatinkan,” ujarnya.
Untuk mempercepat realisasi pembangunan, DPRD Mahulu bersama pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah koordinasi dengan pemerintah pusat maupun Pemprov Kaltim.
Devung menjelaskan, pihaknya telah melakukan kunjungan ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) di Balikpapan, bertemu Komisi V DPR RI bersama Bupati Mahulu Angela Idang Belawan, serta melakukan koordinasi dengan DPRD Kaltim.
“Kami sudah menyampaikan dua proposal pembangunan ruas jalan tersebut kepada pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi agar menjadi prioritas pembangunan,” katanya.
Menurutnya, usulan peningkatan jalan Long Bagun–Long Pahangai dan Long Pahangai–Long Apari telah memperoleh respons positif.
Bahkan, rencana pembangunan tersebut telah masuk dalam pembahasan bantuan keuangan provinsi yang diproyeksikan mulai direalisasikan pada 2027.
Meski demikian, ia mengakui pelaksanaan pembangunan harus dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah provinsi dan kebutuhan pembangunan yang juga tersebar di kabupaten/kota lain di Kaltim.
Sementara itu, untuk ruas jalan dari Kubar menuju Mahulu hingga Ujoh Bilang, Devung menyebut proses pembangunan telah berjalan pada tahun ini.
Sekitar 27 kilometer ruas jalan sedang dikerjakan, sedangkan pada tahun depan direncanakan pembangunan rigid beton sepanjang 13 kilometer.
“Untuk ruas dari Kubar menuju Mahulu hingga Ujoh Bilang sudah berproses. Tahun ini ada pekerjaan sekitar 27 kilometer dan tahun depan direncanakan pembangunan rigid beton sepanjang 13 kilometer,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan jalan menuju wilayah hulu menjadi kebutuhan mendesak karena akan meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus membuka akses pelayanan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.
Devung berharap pembahasan yang telah dilakukan bersama Komisi V DPR RI dan Kementerian Pekerjaan Umum dapat berlanjut hingga tahap realisasi.
Sehingga masyarakat Long Bagun, Long Pahangai, dan Long Apari segera menikmati akses jalan yang lebih layak, aman, dan mampu mendorong percepatan pembangunan di wilayah perbatasan Mahulu. (rd)
Editor : Romdani.