KALTIMPOST.ID, SAMARINDA—Setelah setahun lebih berjalan, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud akhrinya mulai merapikan susunan pejabat di lingkungan birokrasi. Sebanyak 110 aparatur sipil negara (ASN), termasuk sembilan pejabat eselon II, resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya pada Senin (29/6).
Meski begitu, masih ada sekitar 16 organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpin pelaksana tugas (Plt). Rudy Mas'ud menargetkan seluruh jabatan tersebut sudah terisi pejabat definitif pada Juli 2026.
Dalam pelantikan itu, Rudy mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Dia berharap mereka dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: Mengenal Skema Shelter, Strategi Rudy Mas'ud Isi Kursi Kadis Kaltim
Rudy menjelaskan, 110 ASN yang dilantik terdiri atas sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II yang merupakan hasil manajemen talenta, 45 pejabat administrator, 37 pejabat pengawas, dan 19 pejabat fungsional.
Menurutnya, pelantikan ini merupakan bagian dari penataan organisasi sekaligus upaya memperkuat kinerja birokrasi melalui penerapan sistem merit dan tour of duty.
Dengan pola tersebut, ASN diharapkan memiliki pengalaman yang lebih luas untuk mendukung pengembangan karier dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
"Setiap jabatan adalah amanah, bukan sekadar kedudukan. Amanah itu harus dijalankan dengan integritas, tanggung jawab, dan dedikasi," ujarnya.
Baca Juga: Jabatan Plt Masih Mendominasi OPD Pemprov Kaltim, Pengamat Ingatkan Dampaknya bagi Kinerja Birokrasi
Rudy menegaskan, seluruh pejabat yang dilantik dipilih berdasarkan sistem merit yang mengedepankan kompetensi, kinerja, potensi, integritas, serta kebutuhan organisasi.
Menurut dia, penerapan manajemen talenta membuat proses pembinaan karier ASN menjadi lebih objektif, transparan, dan berkelanjutan. Dengan begitu, setiap ASN memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai kemampuan dan prestasinya.
"Harapannya, organisasi diisi oleh orang yang tepat pada posisi yang tepat (the right person in the right place)," ucapnya. (riz)
Berikut daftar sembilan pejabat yang dilantik Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud;
- Puguh Harjanto, Staf Ahli Bidang III Setdaprov Kaltim-sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kaltim.
- Aji Muhammad Fitra Firnanda, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kaltim-sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kaltim.
- Muhammad Faisal, Kepala Dinas Pariwisata Kaltim-sebelumnya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim.
- Ririn Sari Dewi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim-sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata Kaltim.
- Arief Murdiyanto, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim-sebelumnya Staf Ahli Bidang III Setdaprov Kaltim.
- Siti Sugiyanti, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kaltim-sebelumnya Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Kaltim.
- Syarifah Alawiyah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kaltim-sebelumnya Kepala Biro Adpim Setdaprov Kaltim.
- drg. Ahmad Jais, Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan-sebelumnya menjabat Plt Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.
- dr. Mazniati, Wakil Direktur Penunjang RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan-sebelumnya Plt Direktur RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.
Berikut daftar 16 jabatan eselon II di lingkungan Pemprov Kaltim yang hingga kini masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt);
- PLT Asisten III (Administrasi Umum) Sekretariat Daerah
- PLT Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
- PLT Kepala Dinas Perkebunan
- PLT Kepala Badan Kepegawaian Daerah
- PLT Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
- PLT Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
- PLT Kepala Dinas Kehutanan
- PLT Kepala Biro Barang dan Jasa
- PLT Kepala Biro Umum
- PLT Kepala Kesbangpol Kaltim
- PLT Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan DPRD)
- PLT Direktur RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda
- PLT BIRO ADPIM
- PLT PUPR
- PLT Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (POD)
- PLT Biro Organisasi
Editor : Muhammad Rizki