Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Sebagian Wilayah di Bontang hingga Teluk Pandan Gelap Gulita setelah Gangguan PLTGU Berlanjut, PLN Terapkan Pemadaman Bergilir

Adhiel kundhara • Selasa, 30 Juni 2026 | 05:09 WIB
Sejumlah area di Bontang terkena dampak pemadaman bergilir. (FOTO ADIEL KUNDHARA/KP)
Sejumlah area di Bontang terkena dampak pemadaman bergilir. (FOTO ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID-PT PLN UP3 Bontang kembali melakukan penghentian sementara pasokan listrik di sejumlah wilayah Bontang dan Kecamatan Teluk Pandan di Kutai Timur, Senin (29/6). 

Langkah itu diambil menyusul gangguan teknis pada komponen pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) yang berdampak pada pasokan daya sistem kelistrikan.

Manager PLN UP3 Bontang Robertus Richard Laksana Lamania mengatakan, pengaturan operasi dilakukan untuk menjaga sistem kelistrikan tetap andal selama proses perbaikan berlangsung.

“Pengaturan operasi dilakukan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan. Tim kami terus bekerja mempercepat proses pemulihan,” kata Robertus.

Baca Juga: Lagi Fokus Rapat Dengar Pendapat di DPRD Samarinda, Listrik Sempat Padam hingga Membuat Gelap Gulita Seisi Ruangan

PLN membagi penghentian sementara pasokan listrik dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pukul 18.00 hingga 21.00 Wita.

Adapun wilayah terdampak meliputi Jalan Poros Bontang-Sangatta, Desa Teluk Pandan, Desa Kandolo, Desa Singkama, Desa Sangkima, Jalan Pontianak, Jalan Flores, dan Jalan Soekarno Hatta.

Selain itu, Jalan Moch Roem, Jalan Surabaya, kawasan Masdarling, Jalan Patimura, Pagung, Perumahan Pamma, Jalan Linmas, Jalan Letjen Urip Sumoharjo, Perumahan Korpri, Jalan Lapas, dan kawasan sekitarnya.

Sementara itu, penghentian sementara tahap kedua dijadwalkan berlangsung pukul 21.00 hingga 24.00 Wita.

Wilayah yang terdampak meliputi Jalan Asmawarman, Jalan Tarakan, Jalan Potingku, Jalan Pendidikan, Jalan Palembang, Jalan Durian, Jalan Taman Siswa, Jalan Damai, dan Jalan Simon Tampubolon.

Kemudian Jalan HM Ardans, Jalan Ulin, Kanaan, HOP, Jalan Ahmad Yani, Jalan Sultan Syahrir, Jalan Selat Karimata, Jalan Habibon, Jalan Selat Rote, Jalan Jenderal Soedirman, Jalan WR Soepratman, Jalan Cumi-Cumi, Jalan Kenangan, dan kawasan sekitarnya.

Baca Juga: DLH Kaltim Jadwalkan Klarifikasi Dugaan Pencemaran Perairan Pulau Miang Kutim, Perusahaan Sawit Akan Dipanggil

Menurut Robertus, jadwal penghentian sementara masih bersifat estimasi. Perubahan durasi maupun pembatalan dapat dilakukan sesuai perkembangan kondisi sistem dan ketersediaan daya.

PLN mengimbau pelanggan untuk mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan selama penghentian pasokan berlangsung.

Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari kerusakan akibat lonjakan tegangan ketika aliran listrik kembali normal.

Selain itu, masyarakat diminta terus memantau informasi resmi dari PLN apabila terdapat perubahan jadwal maupun perkembangan terbaru terkait proses pemulihan sistem kelistrikan. PLN memastikan seluruh personel terus disiagakan hingga gangguan berhasil diatasi.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. PLN berupaya agar pasokan listrik segera kembali normal,” tutup Robertus. (rd)

Editor : Romdani.
#PLN Kaltim #ibu kota nusantara #gangguan listrik #Teluk Pandan #pemadaman listrik