KALTIMPOST.ID, TEHERAN – Pemerintah Iran mulai mematangkan persiapan pelaksanaan pemakaman kenegaraan bagi Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dijadwalkan berlangsung pada awal Juli 2026.
Sebagai bagian dari penghormatan nasional, pemerintah menetapkan masa libur selama tiga hari agar masyarakat dapat mengikuti rangkaian prosesi penghormatan terakhir.
Berdasarkan pengumuman otoritas Iran, masa libur akan berlangsung pada 4 hingga 6 Juli 2026. Selama periode tersebut, berbagai kegiatan kenegaraan dan keagamaan akan dipusatkan di ibu kota Teheran.
Prosesi penghormatan dan doa bersama dijadwalkan berlangsung pada 4 dan 5 Juli di Grand Mosalla Teheran, yang diperkirakan akan dipadati jutaan pelayat dari berbagai wilayah Iran.
Puncak prosesi berupa pemakaman kenegaraan akan digelar pada 6 Juli, bertepatan dengan hari libur nasional yang berlaku di seluruh Iran. Pemerintah Provinsi Teheran juga menetapkan libur khusus selama tiga hari untuk mendukung kelancaran acara.
Dimakamkan di Kota Kelahiran
Setelah rangkaian upacara di Teheran selesai, jenazah Ali Khamenei dijadwalkan dibawa ke Kota Qom pada 7 Juli untuk mengikuti prosesi penghormatan keagamaan.
Selanjutnya, pada 8 Juli, pemerintah Irak juga dijadwalkan menggelar acara penghormatan sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh penting Republik Islam Iran tersebut.
Prosesi terakhir akan berlangsung pada 9 Juli, ketika Ali Khamenei dimakamkan di Mashhad, kota kelahirannya yang juga menjadi salah satu pusat keagamaan terbesar di Iran.
Pemerintah Iran menyebut seluruh rangkaian pemakaman disiapkan sebagai penghormatan negara kepada pemimpin yang telah memimpin Iran selama puluhan tahun.
Baca Juga: Harga Pertamax Berpotensi Turun dalam Waktu Dekat, Ini Penjelasan Menteri Keuangan Purbaya
Otoritas memperkirakan jutaan warga akan menghadiri berbagai tahapan prosesi, mulai dari doa bersama di Teheran hingga pemakaman di Mashhad, menjadikannya salah satu acara kenegaraan terbesar dalam sejarah Republik Islam Iran.
Editor : Uways Alqadrie