Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan Berujung Maut, 1 Polisi Gugur dan 2 Anggota Hilang

Uways Alqadrie • Kamis, 2 Juli 2026 | 17:11 WIB
Grafis Kaltim Post
Grafis Kaltim Post

KALTIMPOST.ID, KATINGAN – Operasi pengungkapan kasus peredaran narkotika di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota kepolisian gugur, sementara dua personel lainnya hingga Kamis (2/7) masih dinyatakan hilang setelah penggerebekan mendapat perlawanan dari para pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Rabu (1/7) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Sebanyak 12 personel Satresnarkoba Polres Katingan yang dipimpin Kasatresnarkoba AKP Affan Effendi diterjunkan untuk mengungkap dugaan jaringan peredaran sabu di wilayah tersebut.

Dalam pelaksanaannya, personel dibagi menjadi dua kelompok. Tim pertama bergerak menuju rumah yang menjadi target operasi, sedangkan tim kedua bersiaga di sekitar lokasi untuk memberikan dukungan pengamanan.

Baca Juga: Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Didakwa Pasal Fitnah, Pencemaran Nama Baik, dan UU ITE

Saat petugas memasuki rumah dan memperkenalkan diri, target operasi berhasil diamankan. Namun situasi berubah ketika seorang pria tiba-tiba menyerang aparat menggunakan parang. Pelaku sempat dilumpuhkan dan diamankan.

Tak berselang lama, dua pria lainnya juga datang sambil membawa senjata tajam dan menyerang petugas, termasuk mengarah kepada AKP Affan Effendi. Aparat sempat melepaskan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan sehingga dilakukan tindakan tegas sesuai prosedur.

Kericuhan semakin meluas setelah keluarga terduga pelaku diduga mengajak warga melakukan perlawanan terhadap aparat yang sedang bertugas. Bentrokan tersebut menyebabkan seorang anggota Satresnarkoba, Aipda Yudhie, gugur di lokasi.

Selain itu, dua personel lainnya, yakni Bripda Nopandri dan Aipda Sumaryanto, hingga kini masih belum ditemukan dan dinyatakan hilang.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Tengah Kombes Slamet Ady membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, aparat gabungan masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku sekaligus mencari keberadaan dua anggota yang hilang.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Pemakaman Ali Khamenei 4–9 Juli 2026, Iran Tetapkan Libur Nasional Tiga Hari

"Benar, saat ini proses pengejaran terhadap para pelaku masih berlangsung," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (2/7).

Ia juga memastikan dua anggota yang belum ditemukan adalah Bripda Nopandri dan Aipda Sumaryanto. Hingga kini, proses pencarian terus dilakukan dengan melibatkan personel gabungan.

Insiden tersebut menjadi salah satu operasi pemberantasan narkoba yang berujung korban jiwa di Kalimantan Tengah. Aparat masih mendalami kronologi lengkap kejadian sekaligus memburu seluruh pelaku yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota kepolisian.

Editor : Uways Alqadrie
#bandar narkoba Katingan #Polres Katingan #penggerebekan bandar narkoba #Polres Katingan berduka #polda kalteng