KALTIMPOST.ID, TEHERAN – Upacara pemakaman kenegaraan mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, menjadi perhatian dunia. Sedikitnya 110 negara dipastikan mengirimkan perwakilan untuk menghadiri prosesi penghormatan terakhir yang berlangsung di Teheran.
Namun, Amerika Serikat bersama sejumlah negara Barat memilih tidak mengirimkan delegasi.
Khamenei meninggal dunia pada usia 86 tahun setelah menjadi korban serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menghantam kompleks kediamannya pada 28 Februari 2026. Prosesi pemakamannya baru dimulai awal Juli dan dijadwalkan berlangsung selama enam hari.
Baca Juga: KPK Temukan 55 Keping Platinum Seberat Kg saat OTT Bupati Langkat, Nilainya Capai Rp47 Miliar
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan jumlah negara yang berpartisipasi dalam upacara tersebut mencapai 110. Pernyataan itu disampaikan saat wawancara dengan stasiun televisi pemerintah IRIB TV, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera dan Xinhua, Minggu (5/7).
Meski dihadiri banyak negara, Iran memastikan tidak ada delegasi resmi dari Amerika Serikat maupun sejumlah negara Barat yang datang ke Teheran untuk mengikuti rangkaian pemakaman.
Sejumlah pemimpin dunia dan pejabat tinggi telah mengonfirmasi kehadiran mereka. Dari Pakistan, Perdana Menteri Shehbaz Sharif memimpin delegasi negaranya.
Ia didampingi Kepala Angkatan Darat Marsekal Lapangan Asim Munir serta Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi yang telah tiba lebih dahulu di Teheran. Pakistan diketahui berperan penting sebagai mediator dalam hubungan Washington dan Teheran.
Presiden Tajikistan Emomali Rahmon juga dijadwalkan menghadiri prosesi tersebut. Armenia mengutus Perdana Menteri Nikol Pashinyan sebagai wakil resmi pemerintahnya, sementara Georgia diwakili Presiden Mikheil Kavelashvili.
Turki mengirim Wakil Presiden Cevdet Yilmaz sebagai perwakilan resmi Ankara. India juga memastikan kehadiran delegasi yang dipimpin wakil menteri luar negeri bersama seorang gubernur negara bagian.
Dari China, pemerintah menunjuk He Wei untuk menghadiri pemakaman. He Wei merupakan Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional, lembaga legislatif tertinggi di negara tersebut.
Rusia mengutus Wakil Ketua Dewan Keamanan Dmitry Medvedev yang sebelumnya pernah menjabat sebagai presiden sekaligus perdana menteri Rusia.
Sementara itu, Afghanistan diwakili Menteri Luar Negeri pemerintahan Taliban, Amir Khan Muttaqi, yang telah tiba di Teheran sejak Kamis. Bangladesh juga mengirim Ketua Parlemen Hafiz Uddin Ahmed sebagai delegasi resmi.
Baca Juga: Jadwal Lengkap MotoGP Jerman 2026 di Sachsenring, Race Marc Márquez Digelar 12 Juli Pukul 19.00 WIB
Dua negara Teluk, Qatar dan Arab Saudi, turut mengirimkan utusan. Delegasi Arab Saudi dipimpin Wakil Menteri Luar Negeri Walid Al-Khuraiji sebagai representasi resmi Riyadh dalam upacara tersebut.
Indonesia juga ikut menghadiri pemakaman kenegaraan Ali Khamenei. Pemerintah menunjuk Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, sebagai wakil resmi Indonesia dalam prosesi penghormatan terakhir tersebut.
Kehadiran puluhan delegasi dari berbagai kawasan menunjukkan besarnya perhatian internasional terhadap pemakaman Khamenei, meskipun absennya Amerika Serikat dan sejumlah negara Barat tetap menjadi sorotan utama dalam agenda tersebut.
Editor : Uways Alqadrie