Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Trump Resmi Akhiri Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak 5 Persen

Uways Alqadrie • Kamis, 9 Juli 2026 | 06:58 WIB
Grafis Kaltim Post
Grafis Kaltim Post

KALTIMPOST.ID, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata dengan Iran tidak lagi berlaku. Pernyataan itu disampaikan setelah ketegangan kedua negara kembali meningkat menyusul aksi saling serang dalam beberapa pekan terakhir.

Saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Ankara, Turki, Trump menegaskan pemerintahannya tidak akan lagi menghabiskan waktu untuk bernegosiasi jika Teheran tidak menunjukkan komitmen terhadap kesepakatan yang telah dibuat.

Baca Juga: Fantastis! Polisi Sita Emas 74 Kg, Dolar AS-Singapura dan Uang Tunai, Total Rp476 Miliar

Menurut Trump, Iran dinilai berulang kali mengingkari poin-poin yang telah disepakati, khususnya terkait komitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Ia juga menuding pemerintah Iran menyampaikan informasi yang berbeda kepada publik dibandingkan isi pembicaraan dengan Amerika Serikat.

Meski demikian, Trump mengatakan jalur diplomasi belum sepenuhnya ditutup. Ia mengungkapkan akan berkoordinasi dengan utusan khusus Amerika Serikat, Steve Witkoff, bersama Jared Kushner, untuk menentukan langkah lanjutan.

Namun, ia menegaskan keputusan kembali ke meja perundingan sepenuhnya berada di tangan Teheran.

Pernyataan tersebut muncul setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran yang kemudian dibalas Teheran dengan menyerang pangkalan militer AS di kawasan Teluk.

Ketegangan geopolitik itu langsung memicu reaksi pasar energi global. Harga minyak mentah dunia melonjak lebih dari lima persen dalam perdagangan internasional.

Minyak mentah Brent tercatat naik menjadi sekitar USD78,09 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) menguat ke kisaran USD74,23 per barel. Kenaikan tersebut dipicu kekhawatiran pasar terhadap potensi terganggunya pasokan energi dari kawasan Timur Tengah apabila konflik terus meluas.

Baca Juga: BBNKB Kendaraan Bekas Gratis! Tapi Jangan Senang Dulu, Masih Ada Biaya Ini

Analis menilai situasi keamanan di kawasan, termasuk risiko terhadap jalur distribusi minyak internasional, akan menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga energi dalam beberapa waktu ke depan.

Editor : Uways Alqadrie
#selat hormuz #donald trump #as #harga minyak dunia hari ini #iran #perang Iran Amerika Serikat