KALTIMPOST.ID- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperingati Hari Mangrove Sedunia 2026 dengan menanam 12 ribu bibit mangrove di kawasan Pantai Lamaru, Balikpapan, Minggu (26/7). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Penanaman Mangrove Serentak Nasional sekaligus upaya memperkuat perlindungan ekosistem pesisir di Kaltim.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim Joko Istanto mengatakan, Kaltim memiliki peran strategis dalam pelestarian mangrove nasional. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 3438 Tahun 2025 tentang Peta Mangrove Nasional Tahun 2025, luas ekosistem mangrove di Kaltim mencapai 239.805 hektare.
"Potensi ini menjadi modal penting bagi Kaltim dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mendukung upaya mitigasi perubahan iklim," ujarnya. Menurut Joko, penanaman di Pantai Lamaru merupakan implementasi Rencana Aksi Kelompok Kerja Mangrove Daerah (Renaksi-KKMD) Provinsi Kaltim 2025–2029.
Kegiatan berlangsung pada 24 Juli hingga 3 Agustus 2026 di lahan seluas sekitar 1,2 hektare. Sebanyak 12 ribu bibit mangrove ditanam secara bertahap, terdiri atas 10 ribu bibit Rhizophora mucronata dan seribu bibit Rhizophora apiculata. Sementara sisanya telah ditanam pada tahap awal kegiatan.
Joko menjelaskan, penanaman mangrove tidak hanya bertujuan menambah tutupan vegetasi pesisir, tetapi juga mencegah abrasi, menjaga habitat satwa, serta meningkatkan kemampuan kawasan pesisir dalam menyerap emisi karbon.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat mengatakan Indonesia masih menjadi negara dengan ekosistem mangrove terluas di dunia. Luasnya mencapai lebih dari 3,45 juta hektare atau sekitar 23 persen dari total mangrove global.
"Mangrove bukan sekadar benteng alami pesisir, tetapi juga memiliki fungsi penting dalam menyerap karbon, menjaga keanekaragaman hayati, menopang ketahanan pangan masyarakat pesisir, hingga mendukung pengembangan ekonomi melalui ekowisata," katanya.
Secara nasional, peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 dilaksanakan serentak di 162 titik yang tersebar di 37 provinsi. Lebih dari satu juta bibit mangrove ditanam di lahan seluas 364,11 hektare. (riz)
Editor : Muhammad Rizki