Survei SMRC Terbaru: Elektabilitas Dedi Mulyadi Salip Prabowo Subianto, Simulasi Pilpres 2029 Berubah Drastis

Uways Alqadrie • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 07:40 WIB
Grafis Kaltim Post
Grafis Kaltim Post

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Hasil survei terbaru yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan peta elektabilitas calon presiden mengalami perubahan signifikan. 

Dalam simulasi yang dilakukan lembaga tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menempati posisi teratas, meninggalkan sejumlah nama yang selama ini mendominasi bursa capres.

Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, menjelaskan bahwa pada simulasi semi terbuka, Dedi Mulyadi memperoleh dukungan sebesar 35 persen. Angka itu terpaut cukup jauh dari Presiden Prabowo Subianto yang berada di posisi kedua dengan 14,5 persen.

Baca Juga: Hasil Investigasi Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata Terungkap, Kemenkes Beberkan Penyebab Utamanya

Di bawah keduanya, Anies Baswedan mengantongi 8,2 persen, disusul Gibran Rakabuming Raka 7,7 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 4,9 persen, Ganjar Pranowo 4,2 persen, serta Mahfud MD 4 persen. Sementara tokoh lainnya masing-masing memperoleh elektabilitas di bawah dua persen.

SMRC juga mencatat masih ada 12,8 persen responden yang belum menentukan pilihan atau memilih tidak menjawab pertanyaan mengenai calon presiden.

Menurut Deni, tren elektabilitas kedua tokoh utama bergerak berlawanan dalam beberapa bulan terakhir. Dukungan terhadap Dedi Mulyadi terus meningkat, sedangkan elektabilitas Prabowo mengalami penurunan dibanding survei sebelumnya.

Perubahan itu juga terlihat dalam simulasi yang hanya mempertemukan dua nama, yakni Dedi Mulyadi dan Prabowo Subianto. Pada skenario tersebut, Dedi memperoleh dukungan 59 persen, sedangkan Prabowo hanya meraih 28,3 persen.

SMRC menyebutkan bahwa pada survei Februari–Maret 2026, elektabilitas Prabowo dalam simulasi dua nama masih berada di angka 50,5 persen. Namun, pada survei Juli 2026, angkanya turun menjadi 28,3 persen. Sebaliknya, elektabilitas Dedi meningkat dari 42,6 persen menjadi 59 persen.

Baca Juga: Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI dan Pegawai Kemhan 2026, Simak Daftar Besaran Tunjangan Terbaru

Survei ini melibatkan 749 responden yang dipilih secara acak. Pengumpulan data berlangsung pada 5–19 Juli 2026. Sebanyak 83,8 persen responden diwawancarai melalui sambungan telepon, sedangkan 16,2 persen lainnya diwawancarai secara langsung karena tidak memiliki akses telepon.

SMRC menyebut hasil survei memiliki margin of error sekitar ±3,7 persen.

Editor : Uways Alqadrie
survei terbaru calon presiden Indonesia survei SMRC anies baswedan dedi mulyadi prabowo