Meski Belum 100 Persen Rampung, Sekolah Rakyat Palaran Dipastikan Siap Sambut Siswa

Eko Pralistio • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 17:16 WIB
SIAP BEROPERASI: Kompleks Sekolah Rakyat di Jalan Stadion Utama Kaltim, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Samarinda. (DOK DINSOS KALTIM)
SIAP BEROPERASI: Kompleks Sekolah Rakyat di Jalan Stadion Utama Kaltim, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Samarinda. (DOK DINSOS KALTIM)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Aktivitas di Sekolah Rakyat permanen Kalimantan Timur di kawasan Jalan Stadion Utama Kaltim, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, mulai berjalan. 

Meski pembangunan belum sepenuhnya rampung, kompleks pendidikan berasrama tersebut dipastikan siap digunakan untuk menyambut siswa tahun ajaran 2026/2027. Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 02 Samarinda jenjang SD, Pahrijal, memastikan bahwa sejumlah fasilitas utama sudah siap digunakan, termasuk ruang belajar SD dan asrama siswa. 

Karena itu, pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) disebut tetap dapat berjalan sesuai jadwal. Memang ada beberapa bagian yang belum 100 persen selesai. Tetapi secara keseluruhan sudah bisa digunakan dan insyaallah siap untuk seluruh rangkaian kegiatan,” ujarnya, Kamis (30/7).

Meski helum tuntas seratus persen, Pahrijal memastikan aspek keselamatan peserta didik menjadi perhatian utama selama proses penyelesaian pembangunan. Area yang digunakan siswa SD telah dinyatakan steril dari aktivitas konstruksi.

“Untuk ruang SD sudah clear. Tidak ada lagi pekerjaan pembangunan. Asrama yang digunakan siswa juga sudah siap dan tidak ada masalah,” katanya. Sementara itu, pekerjaan konstruksi masih berlangsung di sebagian area SMP. Namun lokasi tersebut telah dipisahkan menggunakan pagar pengaman agar tidak diakses siswa.

Adapun bangunan SMA disebut hampir seluruhnya selesai dan hanya menyisakan pekerjaan finishing. Pihak sekolah bersama instansi teknis disebut telah menyusun skema pengamanan kawasan selama aktivitas belajar berlangsung.

“Kami sudah rapat dengan pihak PUPR. Area bermain dan ruang aktivitas siswa sudah diatur pengamanannya,” jelasnya. Tak hanya gedung belaka. Sekolah itu juga menyiapkan ruang terbuka seperti lapangan upacara yang nantinya dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan siswa. 

Selain untuk apel, area tersebut juga menjadi tempat berkumpul dan pelaksanaan berbagai aktivitas sekolah. Saat ini Sekolah Rakyat Palaran menampung sekitar 522 siswa dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Jumlah tersebut terdiri dari siswa lama dan peserta didik baru yang berasal dari Samarinda, Berau, Paser, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, serta sejumlah daerah lainnya.

“Karena sekarang sudah menjadi sekolah permanen hasil penggabungan beberapa sekolah rakyat sebelumnya, siswanya berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim,” pungkasnya. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
Sekolah Rakyat Palaran sekolah rakyat kaltim Sekolah Rakyat kaltim samarinda