KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Pemprov Kaltim belum mengetahui berapa warga lokal yang lolos menjadi manajer Koperasi Merah Putih. Sebab, seluruh proses seleksi hingga penempatan manajer koperasi dilakukan pemerintah pusat.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) Kaltim Heni Purwaningsih mengatakan, hingga kini pihaknya masih menunggu surat keputusan (SK) penempatan dari kementerian. Karena itu, data mengenai asal daerah para manajer koperasi belum diterima daerah.
“Seleksinya di pusat. Dari dinas kami belum memegang data itu. Nanti ada SK penempatan, baru diketahui siapa saja yang ditempatkan di Kaltim,” kata Heni, Selasa (4/8). Heni menjelaskan, Kaltim menjadi salah satu lokasi pembekalan manajer Koperasi Merah Putih.
Namun peserta yang mengikuti pembekalan di Balikpapan tidak seluruhnya berasal dari Kaltim. Sejumlah peserta dari provinsi lain disebut juga mengikuti pembekalan di daerah ini.
Sementara itu, Heni menyebut rangkaian pembekalan telah selesai dilaksanakan. Materinya mencakup pembekalan kebangsaan serta pelatihan teknis terkait bisnis dan pengelolaan koperasi.
Untuk perkembangan Koperasi Merah Putih di Kaltim disebut terus berjalan. Dari total 1.037 koperasi yang telah terbentuk, sebanyak 234 koperasi tercatat sudah siap operasional. Dari jumlah tersebut, sebanyak 82 koperasi bahkan telah menjalankan kegiatan usaha.
Koperasi-koperasi itu tersebar di 10 kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Dengan demikian, saat ini terdapat 234 Koperasi Merah Putih yang telah 100 persen siap operasional, sementara 82 koperasi di antaranya sudah aktif menjalankan usaha di lapangan. "Artinya gerainya sudah siap dan bisa menjalankan aktivitas usaha,” kuncinya. (riz)
Editor : Muhammad Rizki