Angin Monsun Australia Aktif, BMKG Peringatkan Ancaman Kekeringan dan Karhutla di Kalimantan Timur

Dina Angelina • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 10:12 WIB
WASPADAI: BMKG Kaltim memprakirakan cuaca cerah mendominasi sepanjang Kamis (6/8) seiring aktifnya angin monsun Australia yang membuat massa udara lebih kering. 
WASPADAI: BMKG Kaltim memprakirakan cuaca cerah mendominasi sepanjang Kamis (6/8) seiring aktifnya angin monsun Australia yang membuat massa udara lebih kering. 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Timur memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Kaltim cenderung didominasi cerah berawan sepanjang hari ini, Kamis (6/8).

Prakirawan Cuaca BMKG Kaltim Herniella Tiara mengungkapkan, berdasarkan analisis pola angin lapisan atas, pergerakan angin saat ini didominasi dari arah tenggara hingga selatan.

Baca Juga: Preservasi Jalan Sp Belusuh–Mentiwan Dikebut, Pengecoran Segmen II Hampir Rampung

"Mengindikasikan angin monsun Australia sedang aktif. Kondisi itu menandakan massa udara cenderung kering dan potensi pertumbuhan awan hujan berkurang," ujarnya, Kamis (6/8).

Berdasarkan laporan BMKG, kondisi cuaca Kalimantan Timur hari ini terbagi dalam beberapa fase. 

Pagi, secara umum didominasi cuaca cerah berawan hingga berawan di sebagian besar wilayah Kaltim. Namun, masyarakat di Kabupaten Mahakam Ulu diimbau waspada terhadap potensi munculnya cuaca berkabut.

"Siang cuaca cerah berawan hingga berawan diperkirakan masih bertahan dengan suhu udara cukup hangat, berkisar antara 29 hingga 32 derajat celsius," sebutnya. 

Baca Juga: Mohamed Salah Tak Cuma Digaji, Juga Panen Cuan dari Jersey

Sementara malam hingga dini hari, kondisi atmosfer cenderung stabil dan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan. Namun, potensi cuaca kabut kembali mengintai Kabupaten Mahakam Ulu. "Sementara Balikpapan berpotensi mengalami kondisi udara kabut," tuturnya. 

Selain kondisi udara dan suhu, BMKG Kaltim memberikan perhatian khusus pada tingkat kemudahan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Untuk satu pekan ke depan, wilayah Kalimantan Timur masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.

Pihaknya mengimbau agar warga mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan dari bencana hidrometeorologis. Seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, serta kebakaran hutan dan lahan, bahkan kekeringan.

Baca Juga: Rincian Hadiah Piala Presiden 2026: Total Capai Rp 15,5 Miliar, Ada yang Naik Fantastis hingga Rp 2 Miliar

Bagi masyarakat pesisir maupun pelaku aktivitas pelayaran, BMKG melaporkan tinggi gelombang di sepanjang perairan Kalimantan Timur secara umum relatif aman. "Berada dalam kategori rendah dengan ketinggian mencapai rata-rata 1,25 meter," ucapnya.

Masyarakat diimbau untuk selalu memperbarui informasi cuaca terkini melalui aplikasi resmi InfoBMKG atau memantau kanal media sosial resmi @bmkgkaltim. (*)

Editor : Dwi Restu A
angin muson bmkg australia kekeringan karhutla