LAPORAN KHUSUS: Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Naik Jadi 3,35 Persen, Investasi dan IKN Jadi Penopang

Ainur Rofiah • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 08:03 WIB
Kepala KPw BI Kaltim Jajang Hermawan.
Kepala KPw BI Kaltim Jajang Hermawan.

KALTIMPOST.ID-Perekonomian Kaltim mulai menunjukkan penguatan setelah mengalami perlambatan pada awal tahun.

Pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2026 mencapai 3,35 persen secara tahunan (year on year/yoy), meningkat dibandingkan triwulan I yang tumbuh 2,99 persen.

Momentum tersebut dinilai perlu dimanfaatkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi sekaligus memperluas basis pendapatan asli daerah (PAD). Salah satunya melalui investasi dan pengembangan sektor produktif di luar sektor ekstraktif.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim Jajang Hermawan mengatakan, perekonomian Kaltim pada 2026 diperkirakan tetap tumbuh positif meski ketidakpastian ekonomi global dan nasional masih berlangsung.

“Perekonomian Kaltim pada 2026 diperkirakan tetap tumbuh positif di tengah kondisi ekonomi global dan nasional yang masih diliputi ketidakpastian,” kata Jajang.

Baca Juga: Sekkab Kubar Erik Victory Gelar Syukuran Tempati Rumah Jabatan, Mohon Dukungan Jalankan Amanah

Ia mengatakan, optimisme tersebut mulai terlihat pada triwulan II 2026. Pertumbuhan ekonomi Kaltim mencapai 3,35 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada triwulan I sebesar 2,99 persen.

Menurut Jajang, penguatan ekonomi ke depan akan semakin ditopang meningkatnya aktivitas investasi dan berkembangnya sektor-sektor produktif di luar sektor ekstraktif.

Sektor konstruksi diperkirakan tetap menjadi salah satu penggerak utama seiring berlanjutnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), penyelesaian berbagai proyek strategis nasional serta meningkatnya investasi swasta.

Industri pengolahan juga diperkirakan terus tumbuh positif, didukung aktivitas pengolahan migas, industri makanan dan minuman serta pengembangan hilirisasi komoditas.

“Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan diperkirakan semakin berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya. (rd)

Editor : Romdani.
pertumbuhan ekonomi penajam paser utara investasi balikpapan ibu kota nusantara Kutai Barat