KALTIMPOST.ID-Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi momentum lain yang dinilai dapat memperluas basis ekonomi sekaligus PAD Kaltim. BI memandang IKN bukan semata proyek pembangunan fisik, tetapi katalis transformasi struktur ekonomi daerah.
Jajang mengatakan pemerintah daerah perlu memastikan manfaat pembangunan IKN terhubung dengan aktivitas ekonomi lokal. “Penguatan local economic linkage menjadi kunci agar manfaat pembangunan IKN dapat dirasakan secara luas oleh perekonomian daerah,” tuturnya.
Karena itu, pelaku UMKM, industri pengolahan, jasa konstruksi, logistik, perdagangan dan berbagai sektor pendukung perlu diperkuat agar mampu masuk dalam rantai kebutuhan pembangunan maupun operasional IKN.
Baca Juga: Sekkab Kubar Erik Victory Gelar Syukuran Tempati Rumah Jabatan, Mohon Dukungan Jalankan Amanah
Semakin kuat keterkaitan tersebut, semakin besar aktivitas ekonomi yang tercipta di daerah. Pada akhirnya, kondisi itu dapat memperluas basis pajak dan retribusi.
BI juga mendorong Kaltim mempercepat pengembangan industri hilir, jasa modern, ekonomi hijau, ekonomi digital, pendidikan, kesehatan dan pariwisata.
“Diversifikasi sumber pertumbuhan tersebut diharapkan dapat memperluas sumber pertumbuhan ekonomi baru, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kapasitas fiskal daerah dalam jangka panjang,” pungkas Jajang. (rd)
Editor : Romdani.