Dijual Hingga Rp 6 Juta! Polda Kaltim Bongkar Bahaya Modus Etomidate dalam Pods dan Liquid Vape

M Hafiz Alfaruqi • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 16:09 WIB
Dirresnarkoba Polda Kaltim, Kombes Romylus Tamtelahitu. (RAMA/KP). 
Dirresnarkoba Polda Kaltim, Kombes Romylus Tamtelahitu. (RAMA/KP). 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Peredaran etomidate yang dikemas dalam bentuk liquid vape atau pod (rokok elektrik) di Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan tren peningkatan. Dalam enam bulan terakhir, Polda Kaltim mencatat peredarannya semakin marak dan menjadi salah satu perhatian serius dalam penanganan narkotika.

Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Kaltim Kombes Pol Romylus Tamtelahitu mengatakan, etomidate menjadi salah satu barang yang konsisten ditemukan dalam pengungkapan kasus sejak awal 2026, bersama narkotika jenis sabu.

"Enam bulan terakhir ini kami melihat ada peningkatan yang cukup signifikan dalam hal peredaran dan penyebaran etomidate yang menjadi liquid di dalam vape ataupun pod. Angkanya tiap bulan makin meningkat," ujarnya. 

Mengantisipasi kondisi tersebut, Ditresnarkoba Polda Kaltim mulai mendata distributor, subdistributor hingga outlet atau vape store yang menjual vape dan pod. Langkah berikutnya, seluruh pemilik atau perwakilan usaha tersebut akan dikumpulkan untuk diberikan edukasi mengenai bahaya etomidate.

Baca Juga: BNNP Kaltim Dorong Larangan Vape di Instansi, Cegah Peredaran Etomidate

Pengawasan juga akan diperkuat di jalur distribusi. Berdasarkan sejumlah kasus yang telah diungkap, etomidate yang beredar di Kaltim diketahui dikirim dari Jakarta dan Sumatera Utara.

Untuk itu, Polda Kaltim menggandeng Bea Cukai dalam pengawasan jalur masuk barang. Polisi juga telah mengundang perusahaan jasa pengiriman JNE, J&T dan TIKI untuk membahas langkah pencegahan peredaran etomidate melalui jasa ekspedisi.

Menurut Romylus, harga etomidate yang dapat mencapai Rp4 juta hingga Rp6 juta membuat barang tersebut berpotensi menarik pelaku untuk mencari keuntungan besar. "Jangan hanya berpikir dari sisi bisnis. Kami sudah ada beberapa contoh kasus yang kami ungkap dan tangkap, bahkan sampai pemilik barang yang berada di luar Kaltim," katanya.

Ia menambahkan, etomidate menjadi perhatian khusus karena peredarannya meningkat secara konsisten. Berbeda dengan sejumlah jenis narkoba lain yang pengungkapannya bersifat fluktuatif, etomidate dan sabu disebut terus muncul dalam pengungkapan sejak Januari hingga saat ini. "Yang selalu konsisten ada mulai dari Januari sampai sekarang adalah dua, yaitu narkotika jenis sabu dan etomidate," pungkasnya.  (riz)

Editor : Muhammad Rizki
peredaran narkoba Kaltim Romylus Tamtelahitu Etomidate Kaltim Liquid Vape Etomidate Ditresnarkoba Polda Kaltim