Kebakaran Bromo Meluas! 742 Hektare Lahan Terbakar, Api Mendekati Permukiman Warga

Uways Alqadrie • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:17 WIB
Grafis Kaltim Post
Grafis Kaltim Post

KALTIMPOST.ID, SURABAYA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, belum sepenuhnya terkendali. Hingga Senin (10/8/2026) malam, area terdampak kebakaran dilaporkan mencapai 742 hektare.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto mengatakan pemadaman masih dilakukan secara terpadu melalui jalur darat dan udara. Operasi melibatkan BPBD sejumlah daerah, pemadam kebakaran, TNI, Polri, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), serta relawan.

Baca Juga: Dokter Tifa Klaim Dianiaya hingga Alami Dugaan Upaya Pembunuhan, Janji Bongkar Pekan Ini

Upaya dari udara diperkuat dengan tiga helikopter, termasuk dua unit dukungan BNPB dan satu milik Pemprov Jawa Timur. Selain itu, delapan unit pemadam dan satu drone turut dikerahkan untuk membantu penanganan di lapangan.

BNPB juga mengoperasikan helikopter untuk melakukan water bombing. Salah satu titik yang menjadi fokus berada di kawasan P30 Dingklik, Kabupaten Pasuruan, termasuk area lain yang masih terlihat mengeluarkan asap.

Api Mendekati Area Warga

Kebakaran tidak hanya melanda kawasan vegetasi. Laporan BPBD Jawa Timur menyebut api di sekitar P30 telah bergerak ke arah area permukiman warga. Kobaran di kawasan lembah Dingklik juga dilaporkan masih cukup besar.

Vegetasi yang terdampak antara lain cemara gunung, mentigi, akasia, dan semak belukar. Sampai laporan tersebut disampaikan, tidak ada korban jiwa akibat kebakaran.

Karhutla Bromo mulai terdeteksi pada 3 Agustus 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. Seiring meluasnya kebakaran, pengelola TNBTS mengambil langkah pengamanan dengan menutup seluruh akses wisata Gunung Bromo.

Baca Juga: Kematian Sutrimo Naik Penyidikan, Polda Metro Jaya Dalami Dugaan Pembunuhan Berencana

Penutupan diberlakukan mulai Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB dan berlangsung sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Pemerintah dan tim gabungan kini masih berupaya mengendalikan titik api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke wilayah lainnya.

Editor : Uways Alqadrie
kebakaran hutan gunung Bromo Gunung Bromo Jawa Timur kementerian lingkungan hidup BPBD Jawa Timur