500 Paket Seragam Gratis Kaltim Siap Disalurkan, Tinggal Menunggu Penyerahan Simbolis Gubernur

Eko Pralistio • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:03 WIB
Sekretaris Disdikbud Kaltim, Rahmat Ramadhan. (Bayu/KP)
Sekretaris Disdikbud Kaltim, Rahmat Ramadhan. (Bayu/KP)
KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Program seragam gratis Pemprov Kaltim mulai didistribusikan secara bertahap. Sedikitnya 500 paket seragam disebut sudah disalurkan kepada siswa, dengan Samarinda, Bontang, dan Sangatta menjadi tiga wilayah lokasi penyaluran awal.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Rahmat Ramadhan mengatakan, paket seragam yang sudah tersedia tinggal menunggu seremoni penyerahan secara simbolis oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud.

"Seragam ini sudah berproses dan sudah ada yang datang sekitar 500-an. Posisi sudah siap disalurkan, cuma mungkin menunggu simbolis saja dari Pak Gubernur," kata Rahmat, Rabu (12/8). Ia menyebut jumlah tersebut baru tahap awal. Penyaluran berikutnya akan dilakukan setelah seluruh data penerima dari sekolah masuk dan terverifikasi.

Data Sekolah Swasta Belum Sepenuhnya Masuk

Program tersebut menyasar sekitar 65 ribu siswa. Namun, pendataan belum sepenuhnya rampung, terutama dari sejumlah sekolah swasta. "Kalau negeri sudah masuk. Yang belum masuk kayaknya swasta, masih ada beberapa sekolah yang belum memasukkan data," ujarnya.

Menurut Rahmat, sekolah yang datanya lebih dahulu lengkap akan menjadi penerima pada tahap awal. Data yang dikumpulkan mencakup jumlah siswa hingga jenis kelamin dan usia penerima. "Yang duluan masuk, ya itu nanti yang masuk. Untuk yang swasta, beberapa mungkin belum," jelasnya. Anggaran Rp 65 Miliar, Hanya Seragam Putih Abu-abu

Program seragam gratis ini sebelumnya disiapkan dengan anggaran sekitar Rp65 miliar untuk sekitar 65 ribu siswa. Selain seragam, paket juga mencakup sepatu dan tas beserta kelengkapannya. Untuk siswa jenjang tertentu, seragam yang diberikan berupa seragam putih abu-abu, sementara seragam Pramuka tidak termasuk dalam paket.

"Hanya putih abu-abu saja. Kita menyesuaikan dengan anggaran yang ini, anggaran yang menipis ini," kata Rahmat. Ia menjelaskan, pagu anggaran setiap jenjang berbeda, sementara nilai kontrak juga bergantung pada penawaran masing-masing penyedia. Rahmat menyebut proses pengadaan masih berjalan dan nilai penawaran dari rekanan belum seluruhnya diketahui.

Ditarget September, Berpotensi Molor ke Oktober

Untuk jadwal, pemerintah menargetkan distribusi dapat dilakukan mulai September. Namun, penyaluran berpotensi berlangsung hingga Oktober apabila pendataan sejumlah sekolah belum rampung. "Targetnya memang September, tapi ada beberapa data sekolah yang belum masuk. Takutnya di situ lagi yang jadi terhambatnya, tapi sedikit, tidak banyak," ujarnya.

Siswa Tak Wajib Tunggu, Seragam Bebas Tetap Diperbolehkan Meski distribusi seragam gratis belum seluruhnya berjalan, siswa tidak diwajibkan menunggu bantuan tersebut untuk menggunakan seragam sekolah baru.

"Bahkan bukan hanya seragam SMP, seragam bebas pun boleh. Yang penting rapi," katanya. Kebijakan itu disebut bukan hanya berlaku tahun ini. Disdikbud Kaltim sejak tahun sebelumnya tidak mewajibkan siswa membeli seragam dari toko tertentu. Siswa diperbolehkan membeli seragam di toko mana pun, menggunakan seragam milik kakak, maupun memakai seragam bekas milik teman yang masih layak.

"Kami membebaskan dan tidak memaksakan si anak untuk membeli seragam ataupun mengarahkan sekolah untuk mengarahkan ke satu toko," tegasnya. Rahmat juga mengaku belum menerima informasi secara lengkap mengenai adanya siswa yang masih menggunakan seragam SMP karena menunggu seragam gratis dari pemerintah. Namun, berdasarkan pemantauannya saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), masih terdapat siswa yang menggunakan pakaian bebas.

"Setelah kegiatan MPLS yang saya kunjungi, masih ada anak-anak yang menggunakan seragam bebas. Sama seperti tahun kemarin. Di daerah-daerah masih banyak yang menggunakan seragam bebas. Yang penting rapi," pungkasnya. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
Rudy Mas’ud seragam gratis pemprov kaltim Disdikbud Kaltim mpls